• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
LokalKarya.com – Banyak orang yang memberi ‘cap’ Jember sebagai kawasan yang kental akan masyarakat serta budaya Madura. Hal tersebut terasa normal ketika mendengar logat bahasa keseharian yang dipakai masyarakat Jember. Meskipun tidak semuanya, namun sebagian besar dari mereka berasal dari Pulau Madura. Oleh karena itu, sangat normal jika di Jember terasa unsur Madura yang begitu kuat. Akan tetapi, terdapat secuil aura yang berbeda di Jember bagian selatan, khususnya Ambulu. Banyak bangunan serta budaya yang sarat akan adat Jawa. Mengapa bisa demikian?
“Mundurlah selangkah untuk pandangan yang lebih luas”
Demikian perkataan dari beberapa filusuf terkait cara pandang seseorang.  Baiklah. Mari kita gunakan metode tersebut untuk melihat paradigma di Ambulu tersebut. Kita akan menarik jauh ke belakang, saat dimana Kerajaan Majapahit berjaya.
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang sangat besar di era-nya. Mereka menguasai seluruh nusantara, bahkan hingga ke Vietnam. Akan tetapi, setiap masa ada zamannya, dan setiap zaman ada masanya. Kesohoran Majapahit harus runtuh dikala kerajaan Demak menyerang. Raja Brawijaya V yang saat itu menjadi raja harus mengakui kekuatan pasukan Raden Patah dari Kerajaan Demak, yang notabene merupakan anaknya sendiri. Singkat cerita, Kerajaan majapahit akhirnyaruntuh. Sementara itu, Raja Brawijaya V dilarikan ke Kerajaan Blambangan untuk memperoleh perlindungan.
Sisa-sisa masyarakat Kerajaan Majapahit yang masih hidup berbondong-bondong meninggalkan wilayah kerajaan mereka yang dirasa sudah tidak aman lagi. Mereka meyakini bahwa hanya Kerajaan Blambangan yang mampu melindungi mereka dari Ancaman tersebut. Oleh karena itu, Mereka memutuskan berlari ke timur lewat bagian selatan Pulau Jawa. Rute tersebut dipilih karena dirasa lebih aman dengan menerobos hutan belantara.
Orang-orang tersebutlah yang menjadi nenek-buyut masyarakat Ambulu sekarang. Entah mengapa mayoritas masyarakat Kerajaan Majapahit yang melarikan diri tersebut lebih memilih menetap di Ambulu daripada melanjutkan perjalanan ke Kerajaan Blambangan. Ataukah memang Ambulu masih merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Blambangan? Entahlah! Hal tersebut masih dalam pengamatan oleh para seniman serta ahli sejarah Jember. Akan tetapi, legenda masyarakat Ambulu, Puger dan sekitarnya tentang “Pangeran Puger”, serta adanya “Candi Deres” di Gumukmas menjadi saksi bahwa masyarakat di sana masih memiliki keturuan dari Kerajaan Majapahit. (yuniansyah surya)

(Sumber :http://lokalkarya.com/tentang-kawasan-jember-selatan-yang-sarat-dengan-kebudayaan-jawa.html)
TENTANG KAWASAN JEMBER SELATAN YANG SARAT DENGAN KEBUDAYAAN JAWA
 Foto Hadi Poernomo.


Foto Hadi Poernomo.

Tribratanews Jember - Ada - ada aja peristiwa yang terjadi Sabtu dini hari (04/02) Jam. 03.00 Wib di dekat Pos Kamling yang beralamat di Dusun Tegal Gayam Desa Kemuningsari Kecamatan Jenggawah, Jember. Ada apa? Ini dia seorang pemuda tiba- tiba diamankan warga lantaran gerak- geriknya diketahui cukup meresahkan, Ia keluyuran malam - malam hingga membuat warga geregetan.
Tak mau lingkungannya terancam aksi pencurian apalagi ketahuan orang gelagatnya mencurigakan. Akhirnya pun warga menghubungi aparat yang bertugas di Mapolsek Jenggawah.
Mendapat laporan masyarakat, Petugas piket siaga langsung merespon cepat dan langsung mendarat ke TKP. ( Red. Tempat Kejadian Perkara ). Sesampai di lokasi Polisi melihat pelaku tampak gemetaran. Melihat tatapannya yang hampa, lantas membuat petugas langsung menggeledah pelaku. Eh.....ternyata di saku celananya di temukan serbuk putih yang di bungkus 2 plastik klip. Setelah di cek, polisi mengetahui barang tersebut adalah sabu- sabu seberat 2 Gram.
Tak menunggu lama lagi, pelaku berinisial HM (26 Th) yang mengaku warga dari Kecamatan Klakah, Lumajang, terpaksa harus di borgol dan di gelandang ke Polsek Jenggawah untuk dilakukan pemeriksaan intensif.
Kasubaghumas Polres Jember AKP. Samsudin, SH membenarkan kejadian penangkapan tersebut. Pihaknya mengaku masih terus mengembangkan kasus ini karena saat ini Polres Jember lagi gencar-gencarnya melaksanakan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2017.
" Kami sudah amankan pelakunya, oleh Penyidik HM di sangka melanggar Pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 uu no: 35 tahun 2009 tentang Narkotika " // HRJ

(Sumber : Hadi Poernomo / https://www.facebook.com/HumasPolresJbr?fref=nf)



DI CURIGAI PENCURI, DILAPORIN POLISI, EH...TERNYATA BAWA SABU 2 GRAM...KETANGKAP DEH !!
Foto Hadi Poernomo.


Foto Hadi Poernomo.
Tribratanews Jember - Satgas Saber Pungli meringkus oknum pejabat di lingkungan Dinas Disperindag Kabupaten Jember. Ia ditangkap saat Satgas Saber Pungli menggelar Operasi Tangkap Tangan ( OTT).

Pria berinisial ST (48 Th) bertatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Disperindag Kabupaten Jember ini diduga menyalahgunakan wewenang dan melakukan pungutan liar terhadap kelompok penerima hibah mesin - mesin untuk Industri kecil menengah yang menggunakan alokasi anggaran APBD Tahun 2016.
ST kena OTT Satgas Saber Pungli bersama dengan seorang yang kini telah berstatus Tersangka yang berinisial SP ( 44 Th) Warga yang berdomisili di Dusun Krajan Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Jember. Penyergapan ini dilakukan oleh Tim Saber Punglu di Warung Ayam Grepek Jalan Kalimantan kec. Sumbersari kab. Jember (Depan Kantor Disperindag), Kamis siang, (02/02/2017)
Usai tertangkap tangan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Jember, keduanya langsung digelandang ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Dari pengungkapan kasus tindak pidana korupsi ini, Petugas menyita sejumlah barang bukti, diantaranya adalah Uang tunai senilai Rp.3.000.000,- ( Tiga Juta Rupiah), 1 unit HP merk OPPO warna hitam, 1 unit HP merk OPPO warna putih, 1 unit HP merk evercross warna hitam silver, 2 buah Akta Notaris, dan 3 lembar kwitansi.
" Awalnya Tim Satgas Saber Pungli menerima Informasi Warga yang menyampaikan bahwa ada Oknum Dinas Disperindag meminta sejumlah dana pungutan liar terkait dengan hibah mesin-mesin untuk industri kecil. Sebelumnya Saksi dihubungi melalui telepon oleh SP untuk dimintai sejumlah dana agar diserahkan kepada ST. Dan kemudian pada saat penyerahan dana, di lakukan Operasi Tangkap Tangan oleh Tim Satgas Saber Pungli" Ungkap Kapolres Jember saat menggelar Press Release di hadapan para awak media di Halaman Mapolres Jember, Jumat siang (03/02/2017)
" Pungli ini dilakukan dengan modus memaksa seseorang atau kelompok penerima hibah mesin untuk membuka usaha dengan cara memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dalam pengurusan Akta Notaris dan SK dari Kemenkumham sebesar 1, 5 Jt untuk masing-masing kelompok " Terang AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIk, MH.
Kapolres menegaskan jika tersangka akan di jerat dengan Pasal 12 huruf e UU no. 20 TH 2001 tentang perubahan atas UU no 31 TH 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1KUHP
" Kami bersama Satgas Saber Pungli Kabupaten Jember bahu- membahu untuk sama-sama menciptakan birokrasi yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sehingga dampak positifnya bisa dirasakan masyarakat kabupaten jember " Pungkasnya // Hrj

(Sumber : Hadi Poernomo Humas Polres Jember )


 
 
 
 
OKNUM PEJABAT DISPERINDAG PEMKAB JEMBER, TERJARING OTT TIM SATGAS SABER PUNGLI

 Foto Hadi Poernomo.


Yuk sekolah..
Semangat ya nak
Polisi Jember Berbagi Rasa dan Asa
Sekedar informasi bahwa anak tersebut bernama Ahmad 8 Tahun, Siswa Kelas 1 SDN Kamal 3 Kec.Arjasa, Jember.
Anak ini tinggal di Dsn Kopang Desa Kamal Dekat Situs Batu Kenong.
Anak ini tergolong cerdas dan memiliki semangat yang tinggi dalam belajar.
Yuk, Belajar bersyukur
MeLIHAT dengan keterbatasan yang ada
MeRASAkan bila Kita ada dalam sisi keterbatasannya
MenDENGARkan harapan Cita anak - anak Indonesia
Kami BANGGA kepadamu nak
Karena APA?
Satu hal saja
Aku belajar darimu tuk mengerti arti karunia TUHAN.
Karunia itu, ternyata ada dimana-mana. Kita bisa melihat, mendengar dan merasakan adalah salah-satu KARUNIA yang Luar BIASA.Itu saja.
#belajarbersyukur


( Sumber : Hadi Poernomo Humas polres Jember )






SEMANGAT YANG TAK KUNJUNG PADAM ADEK AHMAD DALAM MERAIH CITA CITA


index

Jember – Proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 telah dimulai, oleh karena itu pihak sekolah diminta untuk memulai proses pengisian nilai siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Himbauan ini disampaikan oleh Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember di Kampus Universitas Jember (16/1). “SNMPTN 2017 sudah dibuka secara resmi oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tanggal 13 Januari lalu, sementara pengisisan PDSS sudah dibuka semenjak tanggal 14 Januari hingga 10 Februari nanti,” ujar Agung Purwanto yang berkesempatan mengikuti acara launching SNMPTN di Jakarta bersama Rektor dan Wakil Rektor I Universitas Jember.
Seperti diketahui, SNMPTN adalah pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan raport serta portofolio siswa. Oleh karena itu siswa yang berhak ikut serta dalam SNMPTN, merupakan siswa yang berprestasi di sekolahnya. Namun sedikit berbeda dengan pelaksanaan SNMPTN tahun 2016, untuk tahun ini Panitia Pusat SNMPTN memberlakukan aturan baru. Untuk sekolah dengan akreditasi A, maka 50 persen siswa terbaiknya dapat mendaftarkan diri. Sementara untuk sekolah dengan akreditasi B mendapatkan kuota 30 persen, sekolah akreditasi C memperoleh kuota 10 persen, dan kuota 5 persen untuk sekolah tanpa akreditasi. “Pada saat pengisian PDSS, sekolah memasukkan nilai seluruh siswa kelas XII-nya, nanti sistem yang akan menyaring secara otomatis,” jelas Agung Purwanto.
Pria yang juga dosen di Jurusan Hubungan Internasional FISIP ini lantas membeberkan jadwal pelaksanaan SNMPTN 2017. Setelah pengisian PDSS tanggal 14 Januari sampai dengan 10 Februari 2017, dilanjutkan dengan proses verifikasi PDSS mulai 15 Januari sampai dengan 12 Februari 2017. Hasil verifikasi ditandai dengan pemberian PIN bagi siswa yang dinyatakan berhak mendaftarkan diri di SNMPTN. “PIN tadi yang digunakan untuk mendaftarkan diri dari 21 Februari sampai dengan 6 Maret 2017 melalui laman snmptn.ac.id, dilanjutkan dengan pencetakan kartu peserta SNMPTN mulai 14 Maret hingga 14 April 2017. Proses seleksi SNMPTN tanggal 15 Maret hingga 15 April 2017. Rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan pengumuman pada tanggal 26 April 2017,” tambah Agung Purwanto lagi.
Perlu diketahui, seluruh proses pendaftaran SNMPTN bebas biaya, bahkan pemerintah juga menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu, melalui Beasiswa Bidikmisi. Sesuai aturan yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti, setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN), minimal menerima 30 persen calon mahasiswa dari jalur SNMPTN, minimal 30 persen dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan maksimal 30 persen dari ujian mandiri. “Untuk Universitas Jember, rencananya kami akan menerima maksimal 40 persen mahasiswa melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, sementara sisanya bakal diambil dari jalur ujian mandiri,” kata Agung Purwanto. “Untuk informasi lebih lengkap mengenai SNMPTN, silahkan membuka laman snmptn.ac.id, atau dapat berkonsultasi dengan Humas dan Protokol Universitas Jember,” pungkas Agung Purwanto. (iim/sal
 
(sumber : http://www.jemberpost.com/pendidikan/snmptn-2017-dimulai-sekolah-dihimbau-segera-isi-pdss/)
SNMPTN 2017 SEGERA DIMULAI, SEKOLAH DIHIMBAU UNTUK MENYELESAIKAN PENGISIAN PDSS





Alhamdulillah dolor- dolor
Hari ini berlangsung Bedah rumah mbah Satulin didusun Karangsono Desa Tanjungrejo Kecamatan Wuluhan
bersama Pemdes Tanjungrejo, beserta Masyarakat.
Terimakasih Relawan Peduli #DJOJUJ
Heny Ef, Bintoro Adi Darmawan, Oesman KOber
Dan yang mungkin belum kami sebut.
Suport Komunitas Peduli Alam dan Lingkungan - PEDAL Jember
REALISASI BEDAH RUMAH MBH SATULIN OLEH TIM RELAWAN DJOJUJ, MASYARAKAT DAN PEMDES TANJUNG REJO
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER