• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
Mohon di loloskan untuk admin.
Untuk dulur yang tinggal Sukowono, Sumberjambe, Kalisat, Maesan, Tamanan dan sekitarnya. Kami mahasiswa KKN UNEJ periode 1 tahun 2017 kecamatan Sukowono mengundang dulur-dulur semua untuk hadir dalam
"FESTIVAL EKONOMI DAN BUDAYA"
Dalam rangka melestarikan kebudayaan daerah dan mengangkat usaha ekonomi masyarakat melalui pameran dan pelatihan.
Dimana serangakaian Acara festival ini akan dilaksanakan pada :
SABTU, 18 FEBRUARI 2017 di Kantor Kecamatan Sukowono. Dimana akan ada beberapa kesenian daerah diantaranya :
1. Seni Musik,
2. Tari Tradisional,
3. Karawitan,
4. Pertunjukan Can-Macanan Kadduk, dan
4. Pagelaran Reog Ponorogo.
Ada Bazar Produk Unggulan desa se kecamatan Sukowono juga.
Pelantikan Dewan Kesenian Jember (DKJ) Kecamatan Sukowono pun menjadi acara puncak pesta rakyat kali ini.
Pastikan datang ke Kantor Kecamatan Sukowono mulai Pukul 08.00 - 23.00 WIB
Jika bukan kita yg hargai Potensi Daerah yg Ada, Siapa lagi?
More info: IG @festival_ekbud_sukowono
Makasih atas perhatiannya lur. Kalau berkenan monggo bantu di share
Acara ini di sponsori oleh:
#PemerintahKec.Sukowono
#BankIndonesiaKPwJember
#GenBIKorkomJember
#HIPMI
#WafiCell
Di Support oleh:
#UniversitasJember
#LPMUnej
#UKMKesenianUnej
#UKMSPanjalu
#Jember1TV
#SokaRadio
#RRIJember
Foto Ahmad Ichsanul Karim.


FESTIVAL EKONOMI DAN BUDAYA


  MF saat diamankan dan diperiksa Satpol PP Pemkab Jember. 
JATIMTIMES, JEMBER – Perayaan Valentine yang dilakukan beberapa pelajar di Jember buyar saat anggota satpol PP menggerebek sejumlah warung lesehan yang ada di jalan menuju Hotel Rembangan. Sejumlah pelajar pun diamankan di kantor satpol PP.
Salah satu pelajarbyang diamankan adalah BM. Siswa SMP swasta yang masih duduk di kelas 1 ini mengaku merayakan Valentine dengan MF, siswi SMP kelas 3. BM membawa uang saku Rp 50 ribu dan sebungkus cokelat.
"Ini uang saku yang saya kumpulkan tiap hari. Tadi rencananya mau ke air terjun yang ada di Rembangan, tapi keburu tertangkap satpol PP," ujar BM yang mengaku anak seorang TNI sambil tertunduk di ruang pemeriksaan Satpol

Sumber :http://m.jatimtimes.com/baca/151205/20170214/123458/modal-rp-50-ribu-dan-sebungkus-cokelat-pelajar-di-jember-gagal-rayakan-valentine/
INGIN MERAYAKAN HARI VALENTINE PELAJAR DIJEMBER TERJARING SATPOL PP

Pencanangan “Gerakan Jember Membatik”


12933136_932464410142782_3251488908797761279_n

Batik merupakan Heritage Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia. Kesenian batik sendiri di Indonesia mempunyai corak dan ragam yang beraneka menurut lokal dan budaya masing-masing daerah. Termasuk Jember yang mempunyai corak gambar “Tembakau” khas gambar batiknya.
Batik Jember sendiri masih tergolong belum begitu dikenal oleh masyarakat luas di luar Jember, tidak selayaknya batik Solo, Pekalongan, dan batik Madura yang banyak diminati oleh masyarakat luas.
Untuk itu, Sabtu 2/04, Pemerintah Kabupaten Jember ingin mengoptimalkan promosi batik Jember agar lebih dikenal di luar Jember. Dalam rangka promosi tersebut, Wakil Bupati Jember, KH. Muqiet Arif, bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Jember yang didukung oleh Kantor Pariwisata Jember malakukan Pencanangan GERAKAN JEMBER MEMBATIK, yang dilakukan di kediaman tokoh APTRI, H Arum Sabil, Kecamatan Semboro, Jember.
Wabup Jember, KH Muqiet Arif, mengatakan bahwa batik sebagai warisan dunia harus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia, termasuk Batik Jember. Batik Jember sendiri, lanjut Kyai Muqiet, memang belum begitu dikenal oleh masyarakat luas di luar Jember. Untuk itu, ungkapnya, perlu lebih dikenalkan lagi kepada masyarakat sebagai baju khas yang di punyai oleh masyarakat Jember. “Ini perlu lebih dikenalkan lagi kepada masyarakat”, jelasnya.
Dalam rangka untuk memasarkan produk lokal, Wabup meminta agar setiap SKPD juga menjadi tenaga pemasaran bagi produk Jember ini. “Saya bersama Bupati Jember siap menjadi tenaga marketing, dengan cara akan membawa produk-produk lokal Jember disetiap acara Nasional nantinya”, pungkasnya.
Semoga Dengan Gerakan Jember Membatik ini Bisa Lebih Memberikan Warna Tersendiri Bagi Batik Indonesia dan Dunia
Foto : Acara Gerakan Jember Membatik di Padepokan Arum Sabil, Semboro-Jember

(Sumber :https://jemberkab.go.id/pencanangan-gerakan-jember-membatik/)
PEMKAB JEMBER MENGINSTRUKSIKAN PERANCANGAN GERAKAN JEMBER MEMBATIK
Jember menjadi kota ke-delapan di Indonesia yang memiliki Masjid Cheng Ho. Masjid berarsitektur Tionghoa ini sebelumnya sudah ada di Surabaya, Palembang, Pasuruan, Gowa, Purbalingga, Batam, dan Samarinda. Masjid ini diresmikan pada tanggal 13 September 2015, dan terletak di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates.

Ke-tujuh kota sebelumnya memang menjadi tempat persinggahan Muhammad Cheng Ho, Laksamana Kerajaan China (tempo dulu) yang mendapat mandat melakukan ekspedisi keluar kerajaan. Sehingga dibangunkanlah masing-masing Masjid Cheng Ho untuk mengenang syiar Islamnya di daerah tersebut. Tercatat dalam sejarah, Jember tak pernah dikunjungi oleh Cheng Ho, namun saat ini Jember memiliki Masjid Cheng Ho.
Dibangunnya Masjid Cheng Ho di Jember ini ternyata atas inisiatif Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jember. Yang secara kebetulan juga banyak masyarakat Islam Tionghoa Jember berdomisili di daerah sekitar Masjid Cheng Ho. Jadi dibangunlah Masjid Cheng Ho tersebut sebagai penanda dan sekaligus pemersatu budaya di Jember.
Selain itu, PITI Jember juga memiliki tujuan utama berdirinya Masjid Cheng Ho ini. Yaitu sebagai simbol keberagaman masyarakat Jember. Menurut PITI, Jember mampu menjaga keharmonisan hidup antar budaya dan umat beragama. Keharmonisan tersebutlah yang harus dijaga karena mampu membuat Jember menjadi daerah dengan ketentraman yang efektif.
Masjid Cheng Ho Jember memiliki daya tarik tersendiri dalam maupun luar Jember. Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah umat muslim, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat. Tak jarang banyak pengunjung masjid yang tiap hari datang ke sana untuk menyaksikan langsung detail arsitektur Tionghoa yang diaplikasikan kepada bangunan masjid. Di moment bulan Ramadhan, Masjid Cheng Ho Jember juga rutin menggelar acara ngabuburit yang pastinya membuat kesan tersendiri kepada pengunjung.

Sumber : http://lokalkarya.com/masjid-cheng-ho-jember-sebagai-simbol-kerukunan-umat-seluruh-jember.html

MASJID CHENG HO JEMBER SEBAGAI SIMBOL KERUKUNAN UMAT SELURUH JEMBER
Foto Hadi Poernomo. 
Tribratanews Jember –Satuan Reserse Kriminal Polres Jember kembali mengungkap jaringan pengedar uang kertas palsu di Wilayah Kabupaten Jember.
Sindikat pengedar Uang palsu ini terungkap, bermula dari kerja keras Unit Resmob Kota 1 yang dipimpin langsung oleh Kasat reskrim AKP. Bambang Wijaya, SH, SIK. Ketika melakukan pengembangan Tersangka Upal di Wilayah Madura.
YS Warga Desa Pemaruh Kecamatan Kendur Kabupaten Pamekasan berhasil dibekuk petugas. Tak hanya berhenti menangkap YA, Polisi pun lantas terus menelusuri jejak pengedar uang palsu lainnya. Lagi-lagi, upaya petugas tak sia-sia, 2 ( Dua ) Pelaku sindikat pengedar uang palsu lainnya berhasil di ringkus petugas di Ruang publik areal Pasar Manggisan Desa Tanggul Kec. Tanggul , Jember. Senin malam ( 13/02/2017) 2
Dua Pelaku ini adalah AJ (20 Th ) Warga Desa Medasari Kec. Rawajitu Selatan Kabupaten Tulangbawang dan TW ( 49 TH ) Warga Dusun Wisma gunung Desa Sugih besar Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur.
Ketiganya digulung Polisi, dan di gelandang ke Mapolres Jember berikut dengan barang bukti Uang kertas palsu pecahan 100 berjumlah 447 ( Empat ratus Empat Puluh Tujuh ) Lembar yang setara nilai Rp 44.700.000.- ( Empat puluh empat juta tujuh ratus ribu ).
“ Pelaku AJ dan AW mendapat uang palsu dari hasil pembelian 1 banding 3 dari Tersangka YS di Madura. Artinya dengan membeli uang senilai 1 Juta maka pembeli mendapat uang palsu senilai 3 Juta. “ Ungkap AKP. Syamsudin, SH.4
“ Kemudian saat pelaku berencana mengedarkan uang palsu tersebut di wilayah Jember, gerak geriknya sudah terendus petugas dan akhirnya pelaku ditangkap “ Pungkasnya // HRJ


(SUMBER :https://www.facebook.com/HumasPolresJbr?fref=nf)




POLRES JEMBER KEMBALI UNGKAP PENGEDARAN UANG PALSU



berita terkini

JEMBER,(suarajatimpost.com) - Satuan Reserse Kriminal Polres Jember Selasa,(13/02), bongkar dugaan tindak pidana penyediaan prostitusi  terselubung di salah satu penginapan di Jember. 
Aparat berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AS (43) yang tak lain adalah pengelola hotel. Dirinya di tangkap karena diketahui  dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul antara wanita (Psk.red). dengan pria hidung belang melalui penyediaan tempat sebagai sarana prostitusi.
Dari hasil keterangan, prostitusi terselubung ini mematok tarif  Rp. 260.000,- sekali main. Dengan pengakuan Rp.200.000,- untuk jasa PSK dan Rp. 60.000,- jasa sewa kamar.  
“Pengelola hotel, indekos atau kontrakan yang dijadikan ajang prostitusi bisa dijerat hukum. Karena, pengelola dinilai telah melakukan pembiaran terhadap praktik perdagangan manusia," ujar Kasubaghumas Polres Jember AKP. Syamsudin, SH dalam keterangannya.
Hasil penggerebekan Polisi juga mengamankan 3 orang  PSK yang berinisial  DR, NH dan YP (28). dari tangan ketiga PSK ini.  Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa 7 buah kondom merk sutra, 2 buah kondom merk durex, 3 buah kondom latex impor merah, 10 buah kondom latex impor putih.
Sementara uang tunai senilai Rp.2.384.000,- juga berhasil disita Polisi dari pihak pengelola hotel. Syamsudin menambahkan, bahwa penangkapan pelaku praktek prostitusi ini dan saat ini mereka masih dalam  pemeriksaan intensif Unit PPA Satuan Reserse Kriminal Polres Jember.  
"Untuk itu, kami menghimbau agar pihak jasa pengelola tempat penginapan harus meningkatkan kepedulian terhadap tamu yang datang dengan melakukan pengecekan secara detail,“ tandasnya .

Sumber: http://www.suarajatimpost.com/read/4616/20170214/092427/polres-jember-ungkap-prostitusi-terselubung-di-penginapan/)

POLRES JEMBER UNGKAP PROSTITUSI TERSELUBUNG DI PENGINAPAN
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER