• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA


d8cdc49a-39a0-4e88-ad8b-7375deb2a426

Polres Jember News Update – Polres Jember meluncurkan Program Inovasi , yaitu Sistem Keamanan Lingkungan Berbasis Teknologi Informasi “ E- Siskamling “.Program Inovasi terbaru ini merupakan Inisiatif strategis Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH untuk mempercepat kemajuan system moderenisasi harkamtibmas dalam upaya pemberdayaan peran masyarakat melalui strategi sinergi implementasi teknologi tepat guna.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Macfud Arifin, SH meresmikan program penggunaan aplikasi sistem moderenisasi harkamtibmas berbasis Android pada saat digelarnya rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kapolda Jatim di Mapolres Jember, Kamis siang ( 06/04/2017)
Tepat pada Pukul 12. 40 Lounching E-Siskamling ditandai dengan menekan tombol sirine peresmian oleh Kapolda Jatim. Penggunaan Aplikasi E-Siskamling ini akan bekerja sebagai bentuk monitoring kegiatan ronda keamanan lingkungan oleh Petugas Patroli Kepolisian maupun Anggota Bhabinkamtibmas . Cara kerja system ini memiliki nilai tambah dalam mempermudah system penguatan harkamtibmas di lingkungan warga, karena petugas Kepolisian dapat memantau secara “ real time “ semua bentuk informasi dari petugas ronda maupun aktifitas pergerakan kegiatan ronda melalui QR – Barcode.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyatakan bahwa penggunaan aplikasi berbasis Tekhnologi Informasi di era saat ini sangatlah vital.  “Program Inovasi Polres Jember sudah bagus dan ini perlu dilaksanakan berkelanjutan. Dalam waktu singkat, Kapolres Jember sudah mencetuskan program yang bagus, kreatif dan inovatif. Luar biasa Pak kusworo, dari Ring 1 di Jakarta  turun ke Jember “, Ungkap Kapolda Jatim
Dalam konteks ini, era globalisasi membutuhkan penguatan system inovasi untuk mengatasi aspek aspek kelemahan yang dapat diminimalisir oleh Tekhnologi. Pemanfaatan teknologi tepat guna memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendorong tumbuh kembangnya kegiatan inovatif yang lebih “ membumi “ dalam pengembangan system moderenisasi harkamtibmas di Kabupaten Jember. Mengoptimalkan pendayagunaan semua aspek sumberdaya lokal dan kearifan lokal “ Pos Kamling “ , Karena, secara teknis teknologi tepat guna merupakan jembatan antara budaya tradisional dan teknologi modern . // HRJ

Sumber :https://tribratanewsjember.net/2017/04/06/membumikan-inovasi-di-jember-program-e-siskamling-di-lhouncing-kapolda-jatim/
LOUNCING E- SISKAMLING POLRES JEMBER DIRESMIKAN OLEH KAPOLDA JATIM


Kapolres Makan Bersama Abang Becak

PATRANG – Banyak cara dilakukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo untuk mendekatkan diri kepada warga. Salah satunya makan bersama yang dilakukan AKBP Kusworo Wibowo di pinggir Jalan Cendrawasih Kelurahan Slawu Kecamatan Patrang, kemarin, Kapolres makan bersama abang becak, tukang ojek dan warga setempat.
"Tujuan utama program sarapan pagi gratis bersama warga ini, untuk menyerap aspirasi masyarakat. Tentunya keluhan-keluhan seputar pelayanan yang berkaitan dengan kepolisian," ungkap Kusworo.
Karena itu, dalam acara tersebut pihaknya sengaja mengajak seluruh Satuan Polres Jember. "Kita ajak anggota Satlantas, Satreskrim, Satreskoba, Satintelkam, dan satuan lainnya. Jadi jika ada keluhan soal lalu lintas, nanti saya dan juga anggota lalu lintas memberikan jawaban. Jika masyarakat bertanya seputar Narkoba, yang jawab langsung Kasat Narkoba, dan seterusnya," ungkap Kusworo.
Dalam acara itu, masyarakat yang hadir dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang becak, buruh bangunan, PNS, dan tokoh masyarakat. "Kita berikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang hadir, untuk menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Dalam acara itu, lanjut Kusworo, keluhan yang banyak diutarakan adalah soal lalu lintas dan juga kenakalan remaja. "Untuk persoalan lalu lintas, itu yang dikeluhkan soal kebutuhan Traffic Light yang disampaikan Pak Tono warga Jalan Manggar. Ini nanti kita koordinasikan dengan Dishub Jember," katanya. Sementara untuk kenakalan remaja, adalah penyalahgunaan Narkoba, kebut-kebutan, dan pemakaian knalpot brong.
Menurut dia, untuk persoalan kenakalan remaja itu, pihaknya sudah lama melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. "Kita sudah lama bekerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di Jember. Kita sudah rutin melakukan sosialisasi untuk mengurangi persoalan kenakalan remaja ini," tegasnya.
Terakhir, Kusworo menyampaikan bahwa program sarapan gratis itu akan terus dilakukan sekali dalam seminggu, yakni setiap hari Rabu. "Lokasinya nanti akan pindah-pindah. Siapapun masyarakat bisa bergabung sarapan gratis nasi bungkus dari kita. Jadi sebelum beraktivitas, sarapan dulu sekaligus kita cari solusi persoalan yang ada di Jember," pungkas Kusworo. 
(jum/aro/har/jawapos.com)
 
Sumber:http://radarjember.jawapos.com/read/2017/04/06/2425/kapolres-makan-bersama-abang-becak
KAPOLRES JEMBER MAKAN BERSAMA ABANG BECAK

Ibrahim Ternyata Bekas Napi
Tertangkapnya M. Ibrahim --tersangka pembakaran istri sirinya-- membuat pihak kepolisian kembali membuka catatan kriminal yang bersangkutan. Ternyata, dia bekas narapidana dengan kasus pengancaman dengan senjata tajam.
         mengetahui jejak kriminal tersangka, setelah mendapatkan informasi dari kakak korban Uli Rubianti, yang bernama Egi Wulan. Namun, Egi mengaku tidak tahu persis kasus yang sempat menjerat Ibrahim. “Uli pernah cerita itu. Dipenjara karena bertengkar,” kata Egi.
        Mendengar informasi demikian,  berusaha mengkonfirmasi ke Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo. Kapolres merekomendasikan untuk bertanya ke Kasat Reskrim AKP Bambang Wijaya. “Soal itu kami belum tahu. Tunggu dulu ya, kami cek ke polsek jajaran,” janjinya.
        Saat dikonfirmasi ulang pada, Senin (3/4) kemarin, Kasat Reskrim menuliskan pesan di WhatsApp-nya dengan penegasan bahwa tersangka memang bekas narapidana. “Setelah kami cek polsek jajaran, benar pelaku pembakaran pernah dilaporkan ke Polsek Pakusari perihal membawa sajam jenis parang dan melakukan pengancaman serta pengrusakan,” tulisnya.
        Mencoba menelusuri ke Polsek Pakusari,  kembali menerima keterangan yang menegaskan bahwa Ibrahim alias Rohim, pernah berurusan dengan pihak Polsek Pakusari. “Ya benar apa yang dikatakan Pak Kasat Reskrim,” ujar salah seorang petugas yang sedang piket kemarin.
        Supaya lebih menerima keterangan yang detail,  pun berusaha mengorek jejak kriminal tersangka pada Kapolsek Pakusari AKP Yuliati. “Kejadiannya 9 Agustus 2015 lalu. Saat itu saya masih belum menjabat jadi Kapolsek Pakusari,” akunya.
Namun, sesuai dokumen kriminal di tempatnya, dia memastikan bahwa Ibrahim mantan narapidana yang perna diproses pihaknya. “Dia dihukum sekitar 4 bulanan,” ungkapnya.
        Kata Kapolsek Yuliati, saat itu Ibrahim datang ke rumah Abdussalam, yang tak lain tetangganya di Gang Basmalah, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari. Dia datang membawa parang sambil mengancam pemilik rumah. “Bahkan, rumah Pak Abdussalam sempat dirusaknya,” terangnya.
        Mendapat laporan demikian, polisi langsung bergerak untuk menangkap Ibrahim. Kepada polisi, Ibrahim melakukan perbuatannya itu setelah ibunya yang sakit parah, bermimpi didatangi Abdussalam. Ibunya cerita ke Ibrahim. Setelah itu, dia mendatangi Abdussalam dengan menuding telah membuat sihir sampai ibunya jatuh sakit. (rul/jum/jawapos.com)

Sumber : www.jawapos.com 
IBRAHIM TERNYATA BEKAS NAPI
Jalan Raya Lumajang – Jember Rusak, Warga Tanggul Protes
Keberadaan jalan raya yang rusak dan berlubang di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, tepatnya dimulai dari daerah lampu kuning hingga Pasar Manggisan, tampaknya kondisinya semakin parah. Kondisi jalan raya yang terkelupas dan berlubang hingga kini tak ada perbaikan. Padahal keberadaannya sangat membahayakan pengguna jalan, berjarak kurang lebih 1,5 kilometer.
Bukan hanya itu, jalan raya tersebut adalah jalan utama menuju ke Kabupaten Jember dari arah Lumajang yang melewati Kecamatan Tanggul. Akibatnya, banyak masyarakat melakukan protes.
Seperti kejadian Rabu (5/4/2017), bersamaan dengan kunjungan Bupati Jember dan segenap Forkompimda Pemerintah Jember ke Desa Karang Bayat Kecamatan Sumberbaru, dalam rangka pembukaan TMMD.
Banner bergambarkan foto Bupati Jember, Dr. Faidah, MMR, dengan kalimat  “Mohon maaf, saya tidak bisa memperbaiki jalan seluruh Kabupaten Jember, karena saya tidak seperti mereka”, dengan diberi anak panah yang mengarah ke 3 foto, yang berada di wawah tulisan, yakni foto mantan Bupati Jember Djalal Mas, Bupati Banyuwangi Anas, dan Walikota Surabaya Bu Risma, sekira pukul 10.00 diketemukan sudah terpasang di jalan raya  yang rusak tersebut.
Belum diketahui pasti, siapa yang memasang banner tersebut. Menurut warga setempat yang namanya enggan disebutkan, banner tersebut sudah terlihat pagi hari.
“Dikarenakan keberadaan banner di badan jalan raya, dan dapat mengganggu arus lalu lintas, kami meminta petugas Polsek Tanggul untuk memindahkan banner ke tepi jalan raya,” ungkapnya.
Terlihat, setelah mendapat laporan warga, petugas dari Mapolsek Tanggul memindahkan banner ke pinggir jalan.(yud)

Sumber :http://petisi.co/jalan-raya-lumajang-jember-rusak-warga-tanggul-protes/
JALAN RAYA LUMAJANG - JEMBER RUSAK, WARGA TANGGUL PROTES



Jember Hanya Masuk Sepuluh Besar

JEMBER – Delegasi Jember masih belum berhasil menuai prestasi terbaik di pemilihan duta wisata Raka-Raki Jawa Timur. Tahun ini, Gus dan Ning Jember hanya berada di sepuluh besar.
Padahal, pada 2016 lalu Ning Jember meraih juara dua. “Tahun ini peserta dari daerah lain cukup kuat,” kata Kasi Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Deta Irama Kasih.
Menurut dia, sebenarnya delegasi dari Jember sudah tampil maksimal dalam pemilihan raka-raki tersebut. Namun, persaingan tahun ini memang lebih ketat dan berat.
Dia menambahkan, Gus Firdan Maulana dan Ning Kiki Wulandari menjadi delegasi Jember di pemilihan Raka-Raki Jawa Timur. Sedangkan pemilihan tahun sebelumnya, Jember diwakili oleh Gus Axel Giovanni dan Ning Dini Maysaroh. “Ning Jember mampu meraih juara dua tahun lalu,” tambahnya.
Deta menerangkan, meskipun masuk sepuluh besar, mereka tetap memiliki peran untuk mempromosikan potensi wisata Jember ke luar daerah. Sebab, mereka akan diajak studi banding ke luar daerah untuk memperkenalkan seni budaya dan potensi alam daerahnya masing-masing.
Kesempatan itu, lanjut dia, tidak bisa diraih oleh semua peserta. Mereka bisa belajar tentang tentang pengembangan dunia pariwisata. “Mereka diajak ke provinsi lain untuk belajar dan memperkenalkan Jember, seperti ke NTB dan Jogja,” akunya.
Diakuinya, menurunnya prestasi dalam pemilihan Raka-raki Jawa Timur itu memang menurunkan image Jember sendiri. Sebab, Jember selama ini selalu meraih prestasi yang cukup gemilang di event tersebut.
Tetapi, kata dia, hal itu tidak menjadi hambatan untuk terus mempromosikan wisata Jember. Tetapi, akan menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan. Apalagi, pemilihan Gus dan Ning Jember 2017 akan segera digelar.
Dari sana, kata dia, akan dicari warga Jember yang memiliki potensi untuk menjadi duta wisata Jember. Setelah itu, akan ikut memajukan Jember dalam pemilihan Raka Raki Jawa Timur selanjutnya. “Pendaftaran Gus dan Ning sudah dibuka sejak 13 Maret sampai 13 April mendatang,” pungkasnya. (gus/har/jawapos.com)

Sumber:http://radarjember.jawapos.com/read/2017/04/03/2397/jember-hanya-masuk-sepuluh-besar/1 
PERWAKILAN JEMBER MASUK 10 BESAR PEMILIHAN RAKA RAKI JAWA TIMUR 2017



Mencari Bibit Atlet Belia, Upaya Kembalikan Kejayaan Olahraga
Kabupaten Jember pernah mempunyai kejayaan dalam bidang olahraga. Kenangan itu hendak dihadirkan kembali. Caranya, dengan mencari bibit atlet belia melalui Pekan Olahraga Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah (POR SD/MI).“Kita menginginkan atlet yang berprestasi, baik di tingkat propinsi dan nasional. Sehingga POR SD / MI ini merupakan media mencari bibit-bibit atlet yang mempunyai prestasi,” terang Dedi M Nurahmadi, SP, MSi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember.
Ditemui di Alun-alun Jember, Jumat (31/03/2017), Kepala Dispora menyatakan para atlet berprestasi di POR SD/MI ini akan dipersiapkan untuk menjadi atlet berprestasi lebih tinggi.
POR SD / MI ini menjadi salah satu program Dispora Kabupaten Jember dalam mencari bibit atelt. Program pencarian bibit juga diberlakukan di tingkat SMP dan SMA/SMK.
Persiapan gelaran olahraga ini telah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, UPTD Pendidikan, serta para Camat se-Kabupaten Jember. Semuanya menyatakan telah siap untuk menyukseskan even yang akan dibuka pada Senin (03/04/2017).
Kepala Dispora berharap target mendapatkan bibit atlet berprestasi tercapai dalam momen ini. Terlebih saat ini menghadapi persiapan POR SD/MI tingkat Jawa Timur yang akan digelar pada bulan November di Kabupaten Lumajang.
Persiapan menghadapi pertandingan tingkat propinsi tersebut diantaranya mengadakan Pusat Pelatihan (training centre) pasca POR SD/MI, yang akan digelar di Secaba dan di venue- venue masing-masing cabang olahraga.
Kepala Dispora Kabupaten jember berharap dukungan semua pihak untuk menyuseskan program pencarian bibit atlet, utamanya atlet di cabang olahraga unggulan seperti pencak silat, atletik, panahan, senam, dan renang. 
 
Sumber :https://jemberkab.go.id/mencari-bibit-atlet-belia-upaya-kembalikan-kejayaan-olahraga/
MENCARI BIBIT ATLET BELIA, UNTUK KEJAYAAN OLAHRAGA
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER