• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA






Penahanan tersangka untuk memudahkan proses hukum “Selain itu juga agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti, melarikan diri atau mengulangi perbuatannya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Jember H Ponco Hartanto, SH, MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Asih, SH.
Menurut Asih, tersangka ada tiga orang, dua orang yang hari ini kami panggil datang dan akan dilakukan penahanan badan yakni End dan B. Yang satu lagi BSB tidak ada di Jember. “Satu lagi tersangka masih kami lakukan pencarian karena tidak ada di Jember, informasinya ada di luar kota,” ujarnya.
Kasus tahun 2015 hingga tahun 2016 ini awalnya berkisar 60 ton, setelah dilakukan penghitungan ulang secara detail menjadi 11 ton. “Dari awal prediksi kerugian negara yakni 60 ton, setelah dihitung ulang menjadi 11 ton. Jika dinominalkan sekitar 350 jutaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Disinggung modus tersangka dalam melakukan aksinya Asih mengungkapkan bahwa mereka yang merupakan bagian penanggungjawab sirkulasi barang di gudang tidak melakukan tugas dengan mencatat barang yang masuk setelah dari kebun.
Keduanya menurutnya terancam hukuman penjara sesuai UU Tindak Pidana Korupsi yang menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah. “Modus operandi tersangka tidak mencatatkan keluar masuk keberadaan kopi tersebut, ancaman kalau pasal 3, minimal 1 tahun, jika pasal 2, 4 tahun” Pungkasnya. (midd/edw)

Sumber:http://www.majalah-gempur.com/2017/07/dua-tersangka-raipnya-kopi-pdp-ditahan.html
Dua Tersangka Raibnya Kopi PDP Ditahan Kejari Jember




JFC juga juga memiliki sederet prestasi di kancah nasional dan Internasional, sangat layak dipromosikan ke tingkat global. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia Dr Arief Yahya, M.Si, dalam louncing  JFC ke-16 bertema “Victory Unity in  Diversity”, Kamis (20/7) pukul 20.00 WIB.
Didampingi Presiden JFC Dynand Fariz, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar),  Arief, menegaskan, semua orang mengakui JFC berkelas dunia. Untuk mewujudkan itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Jember sebagai Kota Karnaval,” kata Arief, dalam rilisnya.
Penetapan sebagai Kota Karnaval melalui Surat Keputusan (SK) Menpar itu dalam rangka mengangkat Jember go Internasional. “JIka JFC ingin bersaing di level global harus menyatukan langkah dalam Indonesia Incorporated. Untuk itu Kota Jember harus diset menjadi Kota Karnaval berkelas dunia,” tegasnya.
Selain itu, dari sisi cultural value, kreativitas JFC layak dijadikan magnet wisatawan mancanegara (Wisman), namun dari sisi commercial value and financial value masih belum bisa dikapitalisasi dengan baik.  “Dengan menjadikan sebagai Kota Karnaval dunia, sisi commercial dan financial valuenya dapat dinaikkan,” lanjutnya.
Cultural value  (nilai kultur / budaya) maka kreativitas JFV diakui dunia, terbukti dengan diraihnya sederet penghargaan internasional sebagai best national costume dengan inspirasi dari berbagai daerah tanah air; Bali (2010) di Indonesia. Toraja Karembau (2011) di Korea Selatan.
Papua di Republik Dominica, Borneo (2014) di Polandia. Lampung (2014) di Tokyo, Jepang. Best national costume miss grand international 2016 di Las Vegas, USA, Toraja Tongkonan (2015) di Polandia, Borobudor (2015) di Florida, USA, Betawi (2016) di Malaysia, dan Garuda (top 5 national costume miss universe 2016 di Filiphina.
Fortopolio bisnis pariwisata Indonesia, kata Arief Yahya, bersumber dari daya tarik budaya (culture) 60 %, alam (nature) 35 %, dan daya tarik buatan manusia (manmade) 5 % yang dikembangkan dalam produk wisata berupa event tourism dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), kegiatan JFC 2017 akan meliputi exhibition, carnival, conference, dan concert.
Dynand Fariz, presiden JFC mengatakan bahwa tema JFC ke -16 tahun 2017 yang digelar pada 9 – 13 Agustus 2017 mendatang ini mengambil tema Victory yang berarti kemenangan, sub tema Unity in Diversity adalah Kesatuan dalam Keberagaman.
Sekaligus menggambarkan kemenangan Indonesia dalam berbagai kompetisi dunia yang diikuti oleh 50 – 80 negara atas diraihnya best national costume male dan female peagant.  “Victory menggambarkan pula kemenangan atas keberhasilan bangsa Indonesia menyatukan berbagai perbedaan (bhinneka tunggal ika) dalam bingkai NKRI,” tegas Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) ini.
Dalam catatan, prestasi dan penghargaan yang diraih JFC berjumlah 12-13 penghargaan internasional baik di ajang International Carnaval de Victoria 2016 di Seychelles – Afrika, dan sekali kalah di Notting Hill (USA) dan Reunion France, sekaligus sebagai satu satunya negara di Asia yang berhasil masuk peringkat tiga besar.

Sumber:http://www.majalah-gempur.com/2017/07/menpar-arif-yahya-tetapkan-jember-kota.html
MENPAR RI TETAPKAN JEMBER SEBAGAI KOTA KARNAVAL DUNIA



berita terkini

Salah seorang perangkat Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Jember dibacok oleh ND warga sekitar, Kamis (20/7) sekitar pukul 20.00 Wib.
Korban yang diketahui bernama Sunawi,(60) yang beralamat di Dusun Banjarejo, Desa Tembokrejo, terluka di punggung akibat sabetan benda tajam.
Saat itu korban menjalankan aktivitasnya mengalirkan air di persawahan milik Warga di sekitar kuburan putih sesa setempat.
Akibat kejadian Naas tersebut korban harus dilarikan ke Puskesmas Tembokrejo untuk menjalani pengobatan. 
Korban mengalami luka di punggung yang dalam kurang lebih 3 CM dan lebar 1 CM.
Salah satu perawat Puskesmas setempat yang enggan tersebut namanya mengatakan bahwa lukanya tidak terlalu besar. 
"Robeknya kecil pak, tapi dalam," ujarnya.
Sementara Zaini (46), salah seorang saksi mata menuturkan jika korban pulang dari sawah dalam keadaan terhuyung dan berdarah dipunggung.
"Dia bilang jika dirinya dibacok orang berinisial ND pas mengalirkan air," tuturnya. 
Kapolsek Gumus, AKP Dono Sugiharto mengatakan jika pelaku menyerahkan diri diantar oleh sanak saudaranya.
"Permasalahan ini akan berjalan sesuai prosedur hukum," pungkasnya. 

Sumber:www.suarajatimpost.com
Gara-gara Air, Perangkat Desa di Jember Dibacok Warganya

Pelaku spesialis pencurian HP berinisial MI warga Desa Kali Glagah Semboro, Kamis malam berhasil ditangkap warga saat berusaha melakukan aksi pencurian HP di salah satu counter, yang berada di Desa Semeboro.
Menurut Kapolsek Semboro Akp Subagio, tersangka MI Ramadhan lalu juga sempat melakukan aksinya di Counter HP yang berada di Desa Tanggul Wetan. Namun saat itu pelaku berhasil lolos dari pengejaran.
Namun ketika melakukan aksinya kembali di Counter Sahabat Desa Semboro, dipergoki oleh penjaga counter yang bernama Hariyadi Fitriansyah. Meski tersangka berusaha kabur, Hariyadi berhasil menangkap tersangka dan menyerahkannya ke Mapolsek Semboro.
Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa sebuah HP samsung seharga 3 Juta Rupiah, dan sebuah motor yang digunakan oleh tersangka saat menjalankan aksinya. Akibat perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sumber: www.kisfm.com
PELAKU SPESIALIS PENCURI HP ASAL SEMBORO DIBEKUK POLISI


LOKASI KEJADIAN: Seorang warga menunjukkan tempat ditemukannya bayi laki-laki yang mengapung di sungai.


Warga Dusun Kopang, tepatnya di  RT 002 RW 001 Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Senin pagi kemarin gempar. Gara-garanya, ditemukan sosok mayat bayi laki-laki mengapung di Sungai Darsono. Diduga kuat, bayi tanpa dosa itu hasil hubungan gelap. Sehingga, bayi dibuang di sungai setelah lahir. 
Jasad bayi itu kali pertama ditemukan oleh Bu Susiani, 48, ibu rumah tangga asal Dusun Kopang. Saat hendak buang air besar di sungai, Bu Susiani melihat boneka yang mengapung di sungai. Karena penasaran, dia mendekati sosok ”boneka” yang misterius tersebut.
Setelah dilihat lebih detail, Bu Susiani mencurigai sosok tersebut bukan boneka. Lantas, dia mengurungkan niat buang air besar di sungai tersebut. Dia terus kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari sungai untuk memberi tahu Pak Sahid, suaminya. “Melihat sosok itu Bu Susiani terus pulang untuk memberi tahu suaminya,” ujar Kapolsek Arjasa AKP Trijoko Setyonarso.
Sejurus kemudian keduanya bersama Pak Sueb warga lain datang ke sungai. Mereka ingin memastikan bahwa sosok boneka tersebut tubuh seorang bayi. “Awalnya bayi itu dikira boneka atau kucing mati. Pak Sahid dan Pak Sueb yang di lokasi kemudian memegang sosok bayi itu,” imbuhnya.  
Setelah memastikan bahwa sosok tersebut memang bayi, Pak Sahid langsung mengangkatnya ke pinggir sungai. Setelah itu, Pak Sueb lapor kepada ketua RT setempat atas temuan tersebut. Ketua RT yang mendapatkan laporan langsung menindaklanjutinya dengan lapor ke polisi. 
Polsek Arjasa yang dapat laporan juga langsung terjun ke lapangan untuk melakukan olah TKP. “Petugas langsung turun untuk olah TKP.  Kemudian  koordinasi dengan kepala Desa Darsono. Selanjutnya membawa bayi laki-laki tersebut ke RSD dr Soebandi Jember untuk diperiksa (dimintakan VER & otopsi, Red),” imbuhnya. 
Kapolsek memperkirakan, bayi tersebut hasil hubungan gelap. “Diduga kuat bayi tersebut hasil dari hubungan gelap yang kelahirannya tidak dikehendaki. Lantas dibuang sekitar 2 atau 3 hari yang lalu di aliran Sungai Darsono,” ujarnya.

Sumber : www.radarjember.com
Penemuan sosok mayat Bayi Misterius Mengapung di Sungai

SATU KELAS: Siswa baru di SDN Curahtakir 03, Dusun Bajing, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo hanya 10 siswa. Itu pun yang 4 siswa hanya siswa titipan, karena masih kurang umur.

TEMPUREJO – Di tengah mulainya tahun ajaran baru 2017-2018, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember sudah disambut seabrek PR (pekerjaan rumah) lain. Di daerah pinggiran, beberapa sekolah khususnya SDN (sekolah dasar negeri) kekurangan siswa. Sehingga jauh dari kuota murid yang harus diterima di sekolah tersebut.
Seperti di SDN Curahtakir 03, Dusun Bajing, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo. Siswa kelas 1 untuk tahun ajaran ini hanya ada 10 siswa. Jumlah siswa yang minim itu, rupanya disebabkan  lokasi sekolah yang jauh dari permukiman warga.
Jawa Pos Radar Jember mencatat, awalnya pada hari pertama masuk sekolah pada Senin (17/7) lalu hanya ada delapan siswa. Itu pun semua murid berasal dari TK Mekarsari, yang lokasinya tak jauh dari SD.
Selanjutnya hari kedua masuk sekolah, ada tambahan dua siswa lagi, sehingga total menjadi 10 siswa. ”Memang, dari delapan siswa baru itu keluar dari TK Mekarsari, langsung didaftarkan ke SDN Curahtakir 03,” kata Agus Suryanto, kepala sekolah. 
Karena sebelum keluar dari TK, pihak sekolah sudah melakukan pendekatan pada TK tersebut agar seluruh siswanya didaftarkan ke SDN Curahtakir 03. ”Jika nggak ada TK itu, bisa-bisa SD ini nggak dapat murid,” lanjut Agus Suryanto. 
Ironisnya, dari 10 siswa yang ada di kelas 1, empat siswa masih belum waktunya sekolah di SD. Sehingga yang empat siswa itu hanya bersifat siswa titipan saja. 
Jauh-jauh sebelum pendaftaran siswa baru (kelas 1, Red) pihak sekolah juga sudah melakukan ‘serangan fajar’ atau mendatangi beberapa orang tua siswa yang rumahnya di sekitar sekolah. Termasuk mendatangi orang tua yang berada di sekitar perkampungan. Namun upaya itu juga belum terlalu maksimal.  Karena jarak sekolah memang lumayan jauh  dengan harus menyeberang sungai. 
”Memang di sekitar SDN Curahtakir 03 ini hanya rumah kongsi yang bekerja di perkebunan Afdeling Kali Bajing, Kebun Glantangan,” ujar Agus.  
Dia pun tak heran banyak orang tua yang mempunyai anak yang sudah waktunya masuk SD memilih menyekolahkan anaknya yang tidak perlu menyeberang sungai. ”Jadi, peminat yang ingin sekolah ke SDN Curahtakir 03 ini tetap sedikit. Rata-rata mereka putra putri dari karyawan kebun,” lanjutnya. 
Sementara Ferdian, guru kelas 1 SDN Curahtakir 03 menyebutkan, total di SD tersebut ada 58 siswa. Rinciannya, kelas I  hanya 10 siswa (empat siswa titipan), kelas II ada 12 siswa, kelas III 17 siswa, kelas IV 7 siswa, kelas V hanya 6 siswa, sementara kelas VI juga hanya 6 siswa. ”Jadi jumlahnya memang sangat sedikit,” katanya. (jum/c1/hdi)

Sumber: www.radarjember.co.id
Sekelas Enam Siswa, Plus Empat Siswa Titipan
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER