• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
 Kali ini admin akan share destinasi wisata yang bisa sobat kunjungi selanjutnya. Wisata kali ini adalah jenis wisata yang lebih sering dikunjungi remaja untuk mendapatkan spot foto terkeren karena ditempat ini memiliki keindahan yang tidak dimiliki di Tempat Wisata lainnya. Mengapa berbeda ? karena ditempat ini sobat bisa berfoto dengan background foto gunung berwarna putih, jadi ketika sobat berfoto ditempat ini sobat serasa berada di Antartika yang sangat dingin, padahal kalo siang hari sobat datang kesini maka sobat akan sangat terasa panas. Apalagi Gunung Kapur Puger adalah tempat penambangan Kapur, jadi otomatis di sekeliling Gunung Kapur Puger Jember ini ada banyak sekali pabrik-pabrik yang membuat suasana semakin panas.
Keindahan Gunung Kapur Puger
by Instagram : @r12ky
Tapi sobat tenang saja di tempat inilah sobat bisa menikmati keindahan tersediri yang tidak didapatkan ditempat lain. Dan janga lupa juga sobat ditempat ini sobat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk bisa masuk dan berfoto ria Wisata Gunung Kapur Puger Jember, karena sesungguhnya tempat ini bukanlah tempat untuk berwisata. Walaupun demikian Tempat Wisata Gunung Putih Puger ini sering dikunjungi oleh banyak orang terutama dari kalangan remaja. Dan dari Puncak Gunung Kapur Puger Jember sobat bisa melihat keindahan Puger serta lautan yang terbentang luas menghiasi keindahan tersebut. Untuk Bisa berkunjung ke Wisata Alami Gunung Kapur Puger ini sangat mudah karena tidak ada trek yang cukup sulit untuk dilewati, Trek yang sulit untuk dilewati hanya ketika sobat ingin naik ke Puncak Gunung Kapur.
Tempat Wisata Gunung Putih Jember
Wisata ini memang terlihat sangat sederhana tapi ketika sobat sampai ke Gunung Kapur Puger Jember Jawa Timur, sobat akan merasakan betapa indahnya suasana di Wisata Gunung Kapur. 
 
Sumber: http://www.huntingkita.com/2017/08/keindahan-gunung-putih-jember.html
KEINDAHAN GUNUNG KAPUR PUGER - JEMBER

BANGGA: Muazzam Bilal Wicaksana (tengah) bersama Pecatur senior Grand Master (GM) Utut Adianto (kiri) usai meraih medali emas di Kejurnas Catur 2017.


JEMBER – Salah satu pecatur junior terbaik Jember, Muazzam Bilal Wicaksana mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pelajar kelas 2 SD Al-Irsyad itu meraih medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2017 yang digelar di Puncak, Bogor, Jawa Barat. 
Bermain di kelompok G, Bilal, panggilan akrab Muazzam Bilal Wicaksana, berhasil menyisihkan beberapa pecatur junior kuat lainnya dari Jawa Barat dan Jogjakarta. Sebelumnya, dalam Kejurprov 2017 yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates akhir Mei lalu, Bilal juga meraih medali emas.
“Atas raihan di tingkat nasional ini, Bilal berhak menyandang gelar Master Percasi (MP), yakni untuk juara satu di kelompok umur C sampai G. Sedangkan kalau untuk juara satu di kelompok A dan B, gelarnya adalah Master Nasional atau MN,” tutur Muhammad Zainal Laili, Ketua Percasi Jember saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.
Selain Bilal, dalam Kejurnas tersebut Jember juga mengirimkan dua pecatur yakni Sasmitha Rindang Milenia (pelajar SMAN 1 Jember) yang bertanding di kelompok junior putri B. Serta Kamila Rohmah Lusiana (pelajar SMAN 1 Jember) yang bertanding di kelompok junior putri C. Namun Jember hanya meraih satu medali emas mewakili Jawa Timur (Jatim). 
Prestasi Bilal kali ini lebih baik dibanding tahun lalu. Dalam Kejurprov 2016 yang diadakan di Pacitan, Bilal yang juga bermain di kelompok G meraih medali perunggu alias juara 3.
Selanjutnya, di kejurnas tahun yang sama, dia menduduki peringkat empat, di bawah Kalimanten Selatan, Jawa Timur (Malang), dan Jawa Timur (Probolinggo).
“Di kejurnas tahun lalu, dia awalnya lancar di babak-babak awal. Cuma masuk pertengahan dia mulai sakit mata sehingga konsentrasinya sedikit berkurang,” lanjut Agung.
Atas raihan tersebut, Bilal selanjutnya akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan Catur Tingkat Asia pada tahun 2018 yang belum diumumkan lokasinya. Penyelenggaraan Kejuaraan Catur Tingkat Asia tahun ini digelar di Panjin, Liaoning, Tiongkok, hampir bersamaan dengan kejurnas.
Meski demikian, Bilal juga belum pasti bisa berangkat mewakili Indonesia tahun depan.
“Karena kalau ikut kompetisi ke luar negeri, tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Untuk kejurnas kali ini, kita dapat sedikit support dari Percasi sebesar Rp 500 ribu untuk akomodasi,” tutur Dwi Putranta Agung, ayah Bilal saat ditemui Jawa Pos Radar Jember. Biaya keberangkatan yang ditanggung Percasi memang hanya untuk atlet saja. Orang tua yang mengantar memang harus dibiayai sendiri 
Untuk keberangkatan Bilal mewakili Indonesia di tingkat Asia, lanjut Zainal, nantinya akan ditanggung oleh Percasi pusat. Sementara itu, salah satu pelatih catur Bilal, M. Bilah menyambut antusias raihan anak didiknya itu di tingkat nasional. “Di tingkat Asia, nanti lawan berat yang dihadapi Tiongkok dan Vietnam,” pungkas Bilah.
(jr/ad/har/JPR)

Sumber: http://www.jawapos.com/radarjember/read/2017/07/31/4710/pecatur-cilik-raih-gelar-master
PECATUR CILIK ASAL JEMBER SABET GELAR MASTER


Hasil gambar untuk adipura jember

Jember, Wartajember.co.id -  Kota Suwar Suwir Jember dipastikan kembali  meraih sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Prestasi ini sekaligus mengakhiri penantian selama 23 tahun, untuk mendapat penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup tersebut.

Kepastian diraihnya sertifikat itu disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Arismaya Parahita. Bahkan menurutnya, undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sudah diterima oleh Bupati Faida.

“Undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk bupati di tanggal 2 Agustus 2017 nanti,” katanya, di sela-sela pelatihan bank sampah di Kantor Kecamatan Kaliwates, Kamis (27/7) kemarin.

Arismaya mengaku bangga Kabupaten Jember bisa meraih kembali sertifikat Adipura itu. Karena selama 23 tahun, Jember ‘puasa’ penghargaan tersebut. Ia menilai, sertifikat Adipura itu penting sebagai legitimasi dari pemerintah pusat bahwa Kabupaten Jember berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan di kawasan kota.

“Tentu, itu tidak lepas dari semangat dan komitmen Bupati Faida bersama Wabup Abdul Muqit Arief, yang telah menegaskan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Jember. Selain itu, dukungan masyarakat juga sangat berpengaruh,” jelasnya.

Ia menjelaskan, salah satu bukti konkret dukungan publik atas keberhasilan sertifikat Adipura, terlihat pada semangat warga membangun bank sampah di beberapa perkampungan. Arismaya menambahkan, sesuai kebijakan Bupati Faida, pengelolaan sampah di Jember harus dimulai dari tempat asal sampah. 

“Sesuai kajian dari Universitas Jember, sampah mencapai hingga 1.300 ton sampah setiap harinya. Sementara Pemkab Jember, hanya mampu mengelola separuhnya,” ujarnya.

Sehingga, sambung dia, bank sampah menjadi ujung tombak solusi memecah persoalan limbah rumah tangga tersebut. Tentunya dengan perbaikan manajemen sampah dari awal yang dimulai dari masyarakat itu sendiri.

“Kita mencoba untuk mengurangi (produksi sampah) dengan perbaikan manajemen dari titik awal. Alhamdulillah masyarakat mendukungnya dengan baik,” katanya.

Selain sebagai salah satu pendorong meraih sertifikat Adipura untuk Kabupaten Jember, bank sampah juga mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat yang menjadi anggotanya. Sebab di sana, Arismaya menandaskan, ada transaksi yang menghasilkan uang. ( Lumlawalata/HMS/AB )
 
Sumber:http://www.wartajember.co.id/2017/07/kota-jember-kembali-meraih-adipura.html
Kota Jember Kembali Meraih Adipura


Bupati Serahkan Buku Rekening Bantuan Rehabilitasi RTLH

  Maimunah (80) dan Siti (60) adalah dua dari 392 orang penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni (rutilahu) yang hadir  di pendopo Wahya Wibawa Graha, Jumat (28/7/2017).
Siti, mengaku sangat berterima kasih kepada Bupati Jember dr Hj Faida, yang memberikan bantuan rehab rumahnya. Dia berulang kali mengucap syukur kepada Tuhan Allah SWT dengan mengucap hamdalah.
“Alhamdulillah Mas. Alhamdulillah Ya Allah. Terima kasih Bupati, kami sangat senang,” ujar Siti, bersama Mbah Maimunah, janda renta asal Dusun Sumberan, Desa/Kecamatan Ambulu ini.

Bantuan rehab rumah ini, sudah mereka idam idamkan selama belasan tahun ini. Dan baru kali ini mereka mendapatkan. Termasuk pengakuan dari Abdurrahman, warga Tegalbai, Karanglo, Sumbersari. Abdurrahman, mengaku senang dan bersukur. Lelaki berusia 79 tahun ini, saking senangnya sehingga keliru menyebut nama Bupati.
“Kasoon, Bupati Fafa, (maksudnya Faida),” ujarnya singkat dengan senyum lepas.

Dari sejumlah penerima, saat diwawancarai mengaku senang dan bersyukur bisa mendapatkan bantuan rehab rutilahu meskipun tanpa dana tenaga kerja. Mereka menerima dengan senang bantuan senilai Rp 15 juta dalam bentuk bahan bangunan.
Mereka mengaku tidak kesulitan membangun karena prinsipnya mereka  akan kerjakan secara mandiri, dengan gotong royong bersama masyarakat dan tetangganya secara bergiliran.

Di sisi lain, pengawasan, konsultan teknis, dan pendampingan tetap diberikan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Pemerintah Kabupaten Jember sesuai juklak dan juknis dari pusat.
Masyarakat mengaku bahwa  kehadiran mereka di pendopo tidak membuatnya repot sama sekali. Karena mereka dilayani aparat Desa, dan Pemerintah Kabupaten dengan berangkat  dari rumah ke  pendopo dengan kendaraan jemputan berupa minibus elf, dan bus.
 “Alhamdulillah Pak, kita tidak repot sama sekali. Saya dan mbah Munah, senasib. Kami datang berdua, bersama naik elf tadi dijemput aparat desa, dan pak kades,” ujarnya.
Keduanya, sedikit malu - malu saat mengakui senang sekali karena baru kali pertama ini masuk Pendopo Bupati, Wahya Wibawa Graha karena mereka merasa diorangkan oleh Bupati.
Di sudut lain, di depan halaman Pendopo Wahya Wibawa Graha, itu truk truk angkutan milik TNI dari Yonif 9 Kostrad, siaga. Ada 5 truk dari Markas Yonif ini disiagakan guna dijadikan kendaraan antar jemput.

 Bupati Jember  dr Hj Faida, MMR, di depan wartawan mengatakan  bahwa pendopo adalah rumah rakyat. Siapa saja bisa menggunakan termasuk masyarakat penerima bantuan rehab rutilahu sebanyak 392 orang ini.
Mereka sengaja dikumpulkan di pendopo karena pendopo adalah rumah rakyat, sehingga siapa pun bisa menggunakannya, selain itu tujuannya untuk  menghindari praktik pungli, menghindari salah ketik nama, menghindari daftar penerima fiktif, dan menghindari kesalahan data.
“Bisa kita croscek di sini langsung,” ujar Faida, didampingi Islah, pimpinan cabang BPD Jatim, dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rudiyanto.
Ke depan Pemerintah Kabupaten Jember dalam realisasi program rehab rutilahu di Jember baik APBD dan APBN akan menggandeng TNI dari Kodim 0824 Jember, untuk membantu masyarakat gotong royong membangun.

Bantuan rehab rutilahu 2017 dari DAK ini sistemnya diberikan langsung ke penerima melalui rekening di Bank Jatim. Masyarakat tidak bisa mengambil dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk nota pembelian bahan bangunan.( Reporter : Lumlawalata/HMS/AB )
 
Sumber: http://www.wartajember.co.id/2017/07/bupati-jember-faida-pendopo-ini-rumah.html
Bupati Jember Faida : Pendopo ini Rumah Rakyat !



Warga Miskin Jember Tinggal di Bekas Kandang Sapi Bersama Cucunya

 Warga miskin di Dusun Karangnyar RT/RW 09 Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur, terpaksa tinggal di bekas kandang sapi.
Meski, kondisi dinding bambu penuh lubang dan tidur hanya beralaskan tikar Ngatiyem (45) bersama cucunya Fadil Adhan Adhil (2) harus rela tinggal dan tidur bersebelahan dengan pembuangan kotoran sapi (cletong).
“Mau bagaimana lagi, saya tidak punya tempat tinggal dan harus pindah-pindah untuk mencari tempat tinggal. Sudah 10 hari ini saya dan cucu tidur dibekas kandang sapi ini,” jelas Ngatiyem, kepada awak media, Senin (31/7/2017).
MIRIS, WARGA MISKIN DIJEMBER HARUS TINGGAL DIBEKAS KANDANG SAPI BERSAMA CUCUNYA


Wanita cantik bernama Kholifah ini merupakan pempinan begal sadis yang kerapa membunuh korban, komplotan begal wanita cantik ini berhasil di tangkap petugas Satreskrim Polres Jember, Jawa Timur, usai membunuh korbannya, Fauzi, warga desa Curah Cabe, Kecamatan Bangsalsari, Jember.
http://goo.gl/7Mnu41
Selain Kholifah, di komplotan begal sadis ini masih ada seorang wanita lagi, namanya Shinta, warga Kecamatan Jatiroto, Lumajang. Dalam setiap aksinya, keduanya memerintahkan dua tersangka lainnya, Nurhadi dan Didik, warga Jatiroto, Lumajang, sebagai eksekutor.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Iptu Ainurrofik mengatakan, saat melakukan pembegalan dan pembunuhan terhadap korban (Fauzi), kedua wanita sempat berpura-pura meminta tolong warga dan mengaku sebagai korban."Rekonstruksi berjalan lancar," katannya seperti dilansir jpnn, Minggu (14-8-2016).

Diketahui, kasus ini terjadi pada kamis malam (21-7-2016) lalu. Dua eksekutor Nurhadi dan Didik, tega membunuh korban dengan cara dibacok, lalu membawa kabur motornya. saat dibegal, korban sedang berboncengan dengan Kholifa yang berpura-pura merayu korban dan membawanya ketempat yang sepi.
BEGAL CANTIK DICIDUK SATRESKRIM JEMBER
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER