• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA

JEMBER, SHARE INDONESIA - Ribuan warga turut memeriahkan jalan santai bersama Kapolres Jember dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Jember dengan start - finish Stadion Glagawero, Kecamatan Kalisat, Jember, pada Minggu (6/1/2019) pagi.

Kapolres Jember AKPB Kusworo Wibowo mengatakan selain menjadi sehat kegiatan ini bermanfaat untuk menjalin tali silaturahmi.

Kegiatan berhadiah ini juga bermaksud mencairkan suasana di tahun politik ini. "Ini menjadi cooling system supaya tidak jenuh masyarakat" terang Kusworo.

Keterangan kegiatan yang tidak boleh mengandung unsur politik ini pun telah dijelaskan di undangan, pengumuman maupun doorprize. Sehingga Kapolres benar-benar menjamin kegiatan ini bersih dari unsur politik.(T01).
Semarakkan Hari Jadi Kota Jember, Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Bersama Kapolres

JEMBER, SHARE INDONESIA - Sebagai bentuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja, Bupati Jember, dr HJ Faida,MMR menggelar Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (4/1/2019) sore.

Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya,  Bupati menjelaskan di 2019 ini bentuk pemerintah harus menjadi lebih baik dan sesuai dengan keahliannya.
"Saya tidak ingin lagi orang yang fokus ahli di bidangnya masing-masing terpaksa harus mengerjakan hal-hal yang bukan keahliannya," tegas Bupati Faida.

Pelantikan ini akan dilakukan dalam 3 tahapan, dan hari ini menjadi tahap pertama lalu kemudian dilanjutkan pada hari Senin untuk pelantikan tahap kedua. Dan hari ini ada 47 pejabat yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan Bupati Jember nomor 821.2/11/414/2019 tentang Pengangkatan dalam Jabatan.

Ucapan selamat juga harapan kedepan tidak lupa disampaikan oleh Bupati Faida. Dia berharap dan sekaligus mengingatkan kepada yang para pejabat agar senantiasa menjaga amanah yang telah diberikan serta tidak saling mencelakai satu sama lain.

"Ingat karir ini diperjuangkan dengan susah payah. Orang tua mengharapkan kita terlahir sebagai orang yang berguna bukan orang yang bermasalah," pesan Bupati Faida.(T01).
Bupati Jember, Resmi Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkungan

JEMBER, SHARE INDONESIA - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. kembali mengunjungi wilayah yang terkena dampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai di Dusun Ponjen, Desa Keraton, Kecamatan Kencong. Kunjungan Bupati Faida ini untuk memberikan bantuan kepada korban banjir Jember, gempa bumi disertai tsunami di Palu serta gempa bumi di Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Hari ini kita membagikan beasiswa untuk seluruh korban bencana banjir di Jember sejumlah 324 siswa dari PAUD - SMA,"kata Bupati Faida usai memberikan bantuan korban bencana alam yang di halaman SDN Kraton 3, Desa Kraton Kecamatan Kencong, Jember, Kamis (3/1/2019) siang.

Kata Bupati Faida, pembagian bea siswa ini supaya anak - anak pelajar  bisa cepat kembali bersekolah. Selain itu Bupati Faida juga membagikan peralatan sekolah termasuk seragam sekolah, tas sekolah. Karena peralatan sekolah mereka pada hanyut saat terjadi banjir. Dan sekaligus memberiksn beasiswa masing-masing anak mendapatkan Rp1.2 juta.

"Supaya mereka bisa kembali ke sekolah seperti sedia kala,"terangnya.

Agar mudah dalam pembagianny, sehingga Bupati Faida mengumpulkan dalam satu tempat meskipun wilayahnya ada juga yang menerima bantuan dari wilayah Kecamatan Gumukmas. Bupati Faida mengakui, memang sebagian ada datanya yang belum masuk. Akan tetapi secepatnya akan di susulkan. Percepatan bantuan yang dia lakukan ini bertujuan agar anak - anak korban banjir segera bisa bersekolah seperti sedia kala.

Masih kata Bupati Faida, selain korban banjir pihaknya juga memberikan bantuan bea siswa kepada 17 korban gempa disertai tsunami di Palu dan 1 orang korban gempa di Lombok yang saat ini sudah kembali ke Jember dan kembali menjadi warga Jember. Puluhan korban bencana alam gempa bumi dan tsunami ini tersebar di 14 kecamatan ada di Kabupaten Jember. Bupati berharap, mudah-mudahan dengan diberikan bantuan kepada anak-anak bisa cepat kembali bersekolah. Bisa belajar dengan tenang dan bersemangat.

Dalam hal ini, Bupati Faida juga akan tetap melakukan pemantauan anak - anak pelajar tersebut. Dan yang terpenting baginya ialah bagaimana secepatnya anak - anak ini bisa kembali bersekolah.

"Akan kita pantau dan kita dampingi anak-anak ini sampai suasana bisa kembali seperti sedia kala. Agar masyarakat di kencong dan gumukmas bersemangat, maka fasilitas infrastruktur akan kita prioritaskan supaya kegiatan perekonomian bisa pulih kembali,"pungkasnya.(T01).
Bupati Faida Akan Pantau dan Dampingi Anak - Anak Korban Bencana Alam

JEMBER, Share Indonesia.id - Dalam rangka meperingati Hari Jadi Kabupaten Jember Ke-90, yang dilaksanakan di Alun-alun Jember, Wakil Bupati Jember Muqit Arief selaku Inspektur upacara mengajak seluruh elemen masyarakat mengevaluasi semua kekurangan dan kelebihan agar cita-cita Kabupaten Jember mandiri dan sejahtera tercapai. Kamis (3/1/2019)

Wakil Bupati Jember Muqit Arief menyampaikan, Saya sangat berharap agar kemajuan Kabupaten Jember melebihi kemajuan kabupaten lain di sekitar Jember. Selain kemajuan infrastruktur, saya juga berharap masyarakat juga bisa mandiri dan sejahtera.


"Para ASN juga memiliki peran yang lebih besar dalam mewujudkan Kabupaten Jember mandiri dan sejahtera. Mengingat jumlah ASN di Jember jumlahnya cukup besar, kurang lebih sekitar 17 ribu orang," ungkapnya.

Wabup mengatakan, marilah para ASN untuk meningkatkan peran sertanya untuk mewujudkan Jember mandiri dan sejahtera, terutama meningkatkan kedisiplinan dan semangat kerja dan pengabdiannya kepada negara.

"Melalui keahlian masing - masing, masyarakat bisa membantu mewujudkan cita-cita Jember mandiri dan sejahtera. Misalnya, para cendekiawan menyumbangkan ilmu dan do'anya, orang yang mampu (kaya) bisa menyumbangkan harta bendanya, dan lain - lain," tandasnya. (*)
Wabup Muqit Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Untuk Wujudkan Jember Mandiri dan Sejahtera

JEMBER, Share Indonesia.id - Masyarakat yang memilik dinamika beragam membutuhkan orang-orang yang menerapkan ilmu dan prestasinya. KKN menjadi ajang pengalaman menerapkan ilmu secara tim bagi mahasiswa.

Hal ini menjadi salah satu poin pengarahan yang diberikan oleh Bupati Jember dr. Faida, MMR., kepada mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) di Pendopo Wahyawibawagraha. Kamis (3/1/2019)

Sekitar 260 mahasiswa Unair akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Tematik ke-59 di Kabupaten Jember.

“Yang dicari masyarakat adalah orang-orang yang menerapkan ilmu dan prestasi yang dimiliki,” pesan orang nomor satu di Jember ini.

Menurut bupati, pengalaman selama menjalani KKN, meski dengan waktu yang cukup singkat, sangat luar biasa.

Karena, lanjutnya, ketika lulus bukan ilmu masing-masing orang yang nantinya diaplikasikan secara individu. Ilmu itu diaplikasikan secara kolaboratif dalam sebuah tim. Pengalaman ini yang dibutuhkan saat melaksanakan KKN.

Alumni Unair ini juga mengatakan bahwa ilmu dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat. Bupati pun mengajak mahasiswa dapat membuktikan ilmu yang diraihnya untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat.

Selain memberikan wejangan kepada mahasiswa, bupati juga mengenalkan profil Kabupaten Jember. Mulai dari demografi hingga potensi yang dimiliki Jember.

Sementara itu, Koordinator KKN-BBM Unair Dr. Abdul Samik, drh. Mengatakan, mahasiswa KKN ini merupakan keempat kalinya di Kabupaten Jember.

“KKN adalah pelaksanan dharma ketiga pendidikan di Unair yaitu pengabdian ke masyarakat oleh mahasiswa,” terangnya.

Sebanyak 260 mahasiswa KKN di Jember. Pelaksanaannya berlangsung selama 25 hari. Dalam KKN ini menerapkan 4 bidang garapan yakni kesehatan, lingkungan, ekonomi produktif, dan pendidikan.

Abdul Samik berpesan agar mahasiswa berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan programnya. Mahasiswa juga harus menjaga sopan santun di tengah masyarakat. (Gay).
Bupati Faida Perkenalkan Profil Kabupaten Jember Pada Mahasiswa Unair

JEMBER, SHARE INDONESIA - Pelayanan terbaik bagi pelanggan kereta api tidak hanya melulu mengenai layanan kepada penumpang, tapi juga dapat direalisasikan dengan mengembangkan area sekitar stasiun.

Begitulah yang saat ini dilakukan oleh kerja sama antara PT KAI Daop 9 dengan Pemerintah Kabupaten Jember yang ingin menjadikan stasiun Jember sebagai pintu masuk kota Jember. Tujuan rencana kerja sama ini disampaikan kepada Bupati Jember pada Rabu (2/1/2019) di Pendapa Wahyawibawagraha.

Konsep pengembangan yang akan diusung kali ini adalah dengan menjadikan stasiun sebagai area komersial, pendidikan, pengembangan kesenian tradisional Jember serta lapangan kerja.


Seperti yang dipaparkan oleh Joko Widagdo selaku Vice President PT KAI Daop 9, pada 2019 ini mereka akan melanjutkan proyek pengembangan stasiun ini dengan memberikan photo booth dan souvenir shop.

Joko juga meyakinkan bahwa jalur lalu lintas akan tetap lancar. "Lalu lintas kita sudah kerja sama dengan konsultan nanti sama dishub, semuanya harus tertata dengan baik" ujarnya.

Kerja sama ini pun didukung penuh oleh Bupati Jember, karena hal ini dirasa penting untuk kepentingan bersama.

Sementara, Bupati Jember dr. HJ Faida,MMR menanggapi keinginan Joko Widagdo, dengan tegas tidak akan membahas jalan masalah itu dalam pertemuan kali ini. Bupati menekankan perlunya koordinasi dari awal dalam perencanaan pengembangan .

“Itu dulu waktu perencanaan mau menutup jalan utama belum minta persetujuan juga sama kita. Jadi untuk itu kita sudah tidak bisa bahas lagi, sebab (pengembangan) itu sudah berjalan dan itu akses menuju ke Kodim. Jalan itu tidak kita bicarakan,” terangnya.

Faida menjelaskan, jalan tersebut sudah menjadi akses masyarakat yang sudah ada. Justru ingin nambah jalan, bukan mengurangi jalan. Bila dulu ada pembicaraan, Faida bisa mengkondisikan di awal dan kemungkinan bisa.

Menurut Faida, pemerintah tidak bisa secara mendadak menutup Jalan Wijaya Kusuma di depan stasiun sebab belum ada sosialisasi. Penutupan jalan juga belum ada di dalam perencanaan. “Belum ada di masterplan Pemkab Jember. Jadi, (penutupan jalan) itu tidak bisa jadi barang yang ditawarkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Faida menawarkan 10 point paket yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU). Pertama, paket transportasi oleh PT KAI dan city tour oleh Pemkab Jember sebelum dan sesudah perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC).

Kedua, penambahan gerbong pada setiap momen wisata religi yaitu pelaksanaan manaqib di Ponpes Al Qodiri, 35 hari sekali, yang menyedot puluhan ribu jamaah.

Ketiga, PT KAI terlibat dalam perencanaan penyelenggaraan transportasi massal yang akan disusun oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Salah satunya penyediaan trem antar-kecamatan.

Keempat, menjadikan Stasiun Jember sebagai bagian pembentukan karakter dengan menyajikan musik jalanan kebangsaan, sosialisasi Pancasila, maupun kepahlawanan. Ini juga dengan membina anak jalanan dan pemusik pemula.

Kelima, PT KAI mengakomodir souvenir dan jajanan yang menjadi produk lokal Jember. “Selain gerbong kereta juga menjadi outlet UMKM Jember,” tuturnya.

Keenam, liburan sekolah, kai bikin program student tour dengan mengundang pelajar luar jember untuk menikmati wisata edukasi fu jember.

Ketujuh, penyediaan tempat tersendiri bagi rombongan tamu agar tidak mengganggu penumpang umum lain yang telah mendapatkan fasilitas.

Kedelapan, di Stasiun Jember ada penunjuk terkait even-even tertentu di Kabupaten Jember. Ada petugas PT KAI yang berkolaborasi dengan Pemkab Jember untuk memberikan informasi terkait kegiatan yang terselenggara.

Kesembilan, PT KAI berkolaborasi dengan Pemkab Jember dalam mengelola CSR (corporate social responbility) atau dana tanggungjawab sosial perusahaan.

Kesepuluh, menyiapkan kursi khusus emergency kepergian pejabat pemerintahan, sama seperti di penerbangan.

Mendengar penjelasan bupati, Joko Widagdo mengatakan, tawaran bupati tersebut, sudah menjadi tugasnya mengembangkan stasiun Jember sebagai pintu masuk Kabupaten Jember. "Bupati sudah bilang seperti itu dan sudah sesuai keinginan kami juga," ucapnya.

Sehingga, lanjut Joko, kawasan stasiun Jember itu hidup. Makanya, perlu ditata, perlu sinergi dengab Pemkab Jember. Stasiun ditata juga dijadikan area komersial, area pendidikan dan area pengembangan kesenian tradisional dan ciri khas Jember, "Itu yang kita kembangkan, tempat bekerka juga disitu, kita juga sudah sediakan space ukuran 4x6 meter untuk orang bekerja," terangnya.

"Tahun 2019 kita lanjuti yang parkiran baru dan kita juga sudah kembangkan sesuai permintaan bupati seperti tempat foto dengan gambar JFC kemudian kita juga ada sovenir shop, itu sudah kita desain semua, termasuk di stasiun besar lainnya secara bertahap namun nanti kita realisasi,"pungkas Bupati Faida.(T01).
Kabar Gembira, PT KAI Daop 9 Paparkan Rancana Kembangkan Stasiun Jember
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER