• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA

JEMBER, Share Indonesia.id - Masyarakat desa pace kecamatan silo mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR dan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo,SH, S.I.K, MH beserta instnasi terkait yang telah mendukung masyarakat silo yang sudah berhasil mencabut WIUP tambang blok silo kabupaten jember.

Dengan memajangkan banner tanda tangan masyarakat silo Di halaman gudang Kopi PTPN  XII Desa Pace kecamatan silo,Jum'at(15/02/2019) Siang.

SuwarnoSalah satu warga dusun curah ungkal desa pace kecamatan silo menyampaikan saat di wawancara oleh awak media, Dirinya Beserta Masyarakat silo berterima kasih atas kinerja Bupati Jember dan kapolres jember beserta instansi terkait yang sudah berjuang untuk masyarakat atas pencabutan WIUP tambang emas blok silo."Kita sebagai masyarakat silo bersyukur sekali dengan semangatnya ini Bupati dan bapak Kapolres Jember, sangat berterimakasih banyak kepada beliau," ungkap Suwarno

Lanjut Dia menegaskan, bahwa Seluruh masyarakat Silo bangga dengan pemimpin yang sudah berjuang atas apa yang masyarakat inginkan." Kami masyarakat pace silo sangat bangga denga ibu bupati dan kapolres yang sudah berjuang untuk pencabutan wiup blok tambang silo." Tegasnya.

Oleh karenanya, Suwarno mengatakan bahwa masyarakat silo sudah hidup  tentram dan nyaman."dengan dicabutnya WIUP tambang blok silo, dan ini satu-satunya warisan bagi anak cucu kami." Tandasnya. (Tim*).
Warga Pace Bererima Kasih Terhadap Bupati Jember Dan Kapolres Jember

JEMBER, Share Indonesia.id - Sebagai ucapan terima kasih atas terkabulnya pencabutan WIUP (Wilayah Ijin Usaha Pertambangan) dengan SK MENTERI ESDM NO 1802 K/30/MEM/201 , masyarakat pace kecamatan silo mengadakan Tasyakkuran dengan tercabutnya WIUP Pertambangan Blok Silo.

Kegiatan yang gelar oleh Forum Masyarakat Silo (Formasi) di hadiri langsung oleh Bupati jember dr.Hj.Faida MMR dan Wakil Bupati beserta Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo,SH, S.I.K, MH. Di halaman gudang kopi Pace PTPN  XII Kebun Silosanen Desa Pace kecamatan silo Jember,Jum'at(15/02/2019) Siang. Dengan di hadiri masyarakat sekitar tambang emas.

Dalam hal ini, Hasan Basri selaku ketua Formasi, menyampaikan, bahwa tasyakuran atas dicabutnya SK blok Silo sebagai Wilayah pertambangan Nasional digelar karena upaya masyarakat Silo untuk menolak tambang emas sudah dilakukan puluhan tahun lamanya, sehingga wajar ketika SK tambang emas Silo dicabut.warga merayakannya dengan suka cita.“Ini sebuah keberhasilan perjuangan masyarakat Silo dan juga pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dan wakil bupati yang terlah berupaya semaksimal mungkin untuk mengupayakan SK tambang emas Silo dicabut, dan Alhamdulillah pada 6 Februari lalu, menteri ESDM mencabut SK tersebut, dan keberhasilan ini kami wujudkan dengan membuat prasasti, bahwa Silo bukan daerah pertambangan, akan tetapi daerah pertanian,” ujar Hasan Basri.


Sementara itu, Pada kesempatan yang sama, Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR mengatakan bahwa dicabutnya WIUP Blok Silo ini merupakan hasil perjuangan Bupati berserta jajaran dengan masyarakat sekitar (Pace dan Mulyorejo)."Semua ini merupakan hasil perjuangan Pemerintah dengan masyarakat (Pace dan Mulyorejo)" ujarnya.

Hal senadapun di sampaikan oleh masyarakat Desa Pace kecamatan silo mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR dan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo,SH, S.I.K, MH beserta instnasi terkait yang telah mendukung masyarakat silo, dan berhasil mencabut WIUP tambang blok silo kabupaten jember.

Alim salah satu warga Pace yang ditemui media ini mengatakan, bahwa dirinya mewakili masyarakat Pace dan Silo menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember dan juga kepada Presiden Jokowi yang telah memenuhi keinginan masyarakat Silo.

Menurut Alim, ketakutan warga Pace terutama generasinya tergusur dari tanah kelahiran akibat adanya tambang emas tidak terwujud, “Kami senang dan berterima kasih kepada Bupati dan juga Presiden, karena mendengar jeritan kami, sebab kalau sampai daerah kami jadi area pertambangan emas, tentu kami akan tergusur, padahal kami dan orang tua kami serta anak anak kami lahir disini, kami tidak ingin meninggalkan tanah kelahiran kami,” pungkasnya. (Gay/min).
Masyarakat Pace Silo, Gelar Tasyakkuran Atas Terkabulnya Pencabutan WIUP Tambang Emas Blok Silo

JEMBER, Shrea Indonesia.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Ir. Mirfano, Dalam sosialisasi Perpres No 16 Tahun 2018, yang berkaitan tentang Konsolidasi Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah di Pemerintah Kaupaten Jember.

Kegiatan Sosialisasi tersebut, berlangsung di Aula Bawah Setda Kabupaten Jember, Kamis (14/02/2019).

Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Ir. Mirfano, menyampaikan dalam meminta pengadaan barang dan jasa pada tahun ini mancapai sukses yang lebih baik." Saya mengingatkan, jika untuk mencapai kesuksesan itu, diperlukan kemampuan dalam memimpin proses pengadaan tersebut dan keberhasilan pengadaan kita di tahun 2019 adalah dari kemampuan semua rekan dalam memimpin prosesnya dengan baik." Ujarnya Sekda Mirfano.

Saat ini, lanjut Mirfano menegaskan bahwa ini merupakan jaman penuh perubahan yang sifatnya sangat ekstrim. Keberadaan seorang pemimpin sangat dibutuhkan di jaman seperti ini, yang juga menjadi ujian bagi pemimpin itu."Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang mudah diakses, down to earth atau merendah," tegas Mirfano.

Lebih jauh Dia menjelaskan, bahwa arti penting koordinasi, yaitu proses menyederhanakan, menyinkronkan tugas-tugas yang terpisah."Koordinasi yang efektif dilakukan dengan cara berkomunikasi yang baik serta ada umpan balik yang baik." Jelasnya.

Terkait peraturan baru dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, Mirfano menyebutkan hal penting dalam peraturan ini yang perlu diingat.
Guna menyukseskan peraturan baru ini, hal penting itu adalah sinergi. Sinergi merupakan format terbaru organisasi masa kini.

Oleh karenanya, Beliau berharap terhadap peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik." Saya mengharap kalian dapat menguasai, karena peraturan yang baru ini adalah sistem yang terbaru." Tandasnya. (Gay/min).
Sekda Jember Sosialisasikan Peraturan Baru, Tentang Pengadaan Barang / Jasa Di Pemkab Jember

JEMBER, Share Indonesia.id - Dalam rangka mendiskusikan PAD sektor perhubungan dan sistem pendataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), anggota DPRD Buleleng Bali Kunjungan kerja ke Pemkab Jember yang di terima langsung oleh Sekda Jember, Ir Mirfano.

Pertemuan yang berlangsung di aula bawah gedung Pemkab Jember, Rabu (13/02/2019). Dengan 12 anggota DPRD yang di ketuai rombongan oleh Made Adi Purnawijaya.

Wakil Ketua DPRD Buleleng, I Made Adi Purnawijaya SSos, menyampaikan bahwa salah satu tujuan kedatangannya di Pemkab Jember untuk menambah PAD Kabupaten Buleleng melalui sektor perhubungan.

"Kedatangan kami kesini untuk mengetahui cara mendapatkan PAD sektor perhubungan seperti sistem parkir berlangganan. Sementara di Kabupaten Buleleng masih belum menggunakan sistem parkir berlangganan," ujarnya.

Lanjut Dia menjelaskan bahwa jajarannya ingin Kabupaten Buleleng kedepan mengelola PAD sektor perhubungan melalui sistem parkir berlangganan. "Sementara di Kabupaten Buleleng sumber PAD sektor  perhubungannya dari perpajakan dan tower,Selain transportasi darat, transportasi laut di Buleleng juga ada. Namun Kabupaten Buleleng masih belum memiliki bandara," jelasnya.

Di tempat yang sama, Sekda Kabupaten Jember, Ir Mirfano mengapresiasi kedatangan 12 anggota DPRD Buleleng di Pemkab Jember. "Kita sudah terima dengan baik, berdiskusi dan saling bertukar ilmu untuk kebaikan masing - masing dan Kita juga menyiapkan dokumen - dokumen yang mereka inginkan," pungkasnya. (Gay/min).
DPRD Buleleng Bali Kunker Ke Pemkab Jember, Diterima Langsung Oleh Sekda Jember

JEMBER, SHARE INDONESIA - Wakil Bupati Jember, KH Abdul Muqit Arief, menghadiri acara penyerahan sumur bor air bersih dan penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) oleh kementrian ESDM dan anggota DRP RI Komisi VII di
Desa Silo Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Selasa (12/2/2019) siang.

"Seperti kita ketahui bahwa di Kabupaten Jember ini masih ada beberapa titik yang masih membutuhkan, dimana kebutuhan air bersih. Terutama air bersih yang siap dikonsumsi," kata Kyai Muqit

Pada kesempatan ini ada 12 titik sumur bor yang diresmikan oleh kementerian ESDM di Kabupaten Jember yang kebetulan dipusatkan di desa Silo. Sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Jember khususnya bagi masyarakat Silo yang akan memanfaatkan air ini. Karena menurut Kyai Muqit, memang sumur bor ini sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat.

"Nah betapapun sudah ada 12 titik yang diresmikan pada hari ini sebetulnya masih ada beberapa titik di kabupaten Jember yang dibutuhkan. Semoga nanti dari kementerian ESDM dan dibantu oleh oleh anggota DPR RI komisi VII untuk bisa memfasilitasi yang sehingga step by step nanti kebutuhan air bersih di kota Jember untuk masyarakat ini bisa terpenuhi," terangnnya.

Namun kata kyai Muqit nampaknya masih ada PR yang harus diselesaikan terkait penggunaan sumur bor ini. Karena kata Kyai Muqit, sumur bor ini menggunakan tenaga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang tentunya akan menjadi tanggungan dari masyarakat pemakai. Alternatif yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan soalr cell.

"Kalau itu bisa terwujud betul-betul sangat membantu masyarakat pemakai air bersih ini," ujarnya.

Selain itu kata Kiai  Muqit, di Jember ini walaupun sudah cukup banyak PJU, tetapi di beberapa titik khususnya di daerah pedesaan masih membutuhkan. Maka dengan adanya peluang yang disampaikan oleh komisi 7 dengan pemerintah pusat pihaknya akan membangun komunikasi lebih lanjut terkait PJU. Hingga sekarang ini kebetulan sudah diresmikan 300 titik PJU  di Kabupaten Lumajang. Tentunya Kiai Muqit berharap di Kota Jember juga akan bisa menikmati fasilitas seperti itu (PJU).

Sementara Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian, Endang Sutisna mengatakan, untuk Jawa timur yaitu di Kabupaten Jember ini sudah ada 12 sumur bor dan satu lagi di Lumajang. Jadi kalau total mulai tahun 2006 hingga sekarang di Kabupaten Jember telah dibangun kurang lebih 33 sumur bor.

"Intinya pembangunan sumur bor diseluruh Indonesia ini menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih itu adalah kebutuhan yang sangat utama," tuturnya.(gay).
Penggunaan Solar Cell Jadi Alternatif Terbaik Operasional Sumur Bor

JEMBER, Share Indonesia.id - Wakil bupati KH Abdul Muqit Arief Bersama Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral meresmikan kembali sumur bor air bersih dan PJU-TS terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih di kabupaten jember.

Adapun 12 titik yang dikabupaten jember, namun di pusatkan di dusun sumber pakem, desa silo, kecamatan silo, kabupaten jember.Selasa(12/02/2019). yang diantaranya desa silo kecamatan silo, desa curahkalong kecamatan bangsalsari, desa pakusari kecamatan pakusari, desa bintoro kecamatan patrang, desa sempolan kecamatan silo, desa sukosari kecamatan sukowono, desa randu agung kecamatan sumberjambe, desa jatiroto kecamatan sumberbaru, desa antirogo kecamatan sumbersari, desa selodakon kecamatan tanggul, desa pondokrejo kecamatan tumperejo dan desa tumperejo kecamatan tumperejo.

Wakil bupati KH Abdul Muqit Arief menyampaikan bahwa seperti semua ketahui dikabupaten jember ini, bahwa masih ada beberapa titik yang dimana kebutuhan air bersih, terutama yang siap di konsumsi."dalam pengertian air bersih sendiri itu, yang higenis serta yang sehat, karena itu mesti ada beberapa  titik dikabupaten jember yang sangat membutuhkan dan pada hari ini ada 12 titik sumur bor yang di resmikan oleh kementrian ESDM di kabupaten jember dan kebetulan dipusatkan di desa silo kecamatan silo yang kita tepati sekarang ini." Ujarnya wabup.


Selain itu, Dia juga menjelaskan bahwa ini tentunya merupakan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi untuk semua, khususnya bagi masyarakat yang akan memanfaatkan air ini karena memang seperti yang saya katakan tadi yaitu sangat - sangat di butuhkan oleh masyarakat."Nah betapa pun ada 12 titik yang di resmikan pada hari ini, dimana sebetulnya masih ada beberapa titik dikabupaten jember yang masih membutuhkan." Jelasnya wabup.

Oleh karenanya, Beliau berharap semoga nanti dari kementrian ESDM serta di bantu oleh komisi 7 DPR - RI bisa memfasilitasi."sehingga satu persatu beberapa titik yang nantinya membutuhkan air bersih kabupaten jember ini yang untuk masyarakat ini bisa terpenuhi." Harapnya wabup.

Hal senada pun juga di sampaikan oleh Kepala Biro Umum Seketariat Jenderal Kementrian ESDM Drs.Endang Sutisna, bahwa kabupaten jember yang masuk dalam jawa timur tersebut, ada 12 sumur bor dan satu di kabupaten lumajang."jadi jika ditotal dari tahun 2006 hingga 2019 ini, dikabupaten jember sendiri sudah terbangun kurang lebih 33 titik sumur bor air bersih." Ungkapnya.

Lanjut, Dia menjelaskan bahwa dirinya menyadari jika air bersih tersebut adalah kebutuhan yang sangat utama seperti disampaikan oleh wakil bupati tadi, kebutuhan yang tidak tergantikan, karena memang tidak tergantikan."kita menyadari juga bahwa dibeberapa titik di indonesia itu memang sulit akan air bersih, jadi kementrian ESDM sudah memiliki data daerah - daerah yang sulit air bersih, sehingga mekanismenya adalah masing - masing bupati mengajukan ke kementrian ESDM." Jelasnya.

Kegiatan tersebut, turut di hadiri oleh kabid evaluasi geologi teknik serta kasdim 0824 jember dan muspika kecamatan silo.(gay/min).
Wabup Muqiet Bersama Kementrian ESDM Kembali Resmikan Sumur Bor Dan PJU-TS Di Silo
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER