• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA

JEMBER, Share Indonesia.id - Ungkapan syukur terus dilakukan masyarakat Silo atas pemcabutan ijin tambang. Kali ini ungkalan syukur diwujudkan dalam pengajian akbar dengan penceramah KHR.

Ahmad Azzaim Ibrahimy dari Ponpes Salafiah Safiiah Situbondo. Hadir juga dalam acara tersebut, Wabup Jember, KH. Muqit Arief dan dihadiri ribuan masyarakat Silo. Acara dipusatkan di Balai Desa Pace Silo, Selasa (5/3/2019) siang.

Cuaca yang sebelumnya hujan cukup lebat, mendadak terang benderang dan sejuk sesaat sebelum lantunan sholawat Nabi dikumandangkan, menandai akan dimulainya acara pengajian.

Dalam sambutannya, Kades Pace Silo, M Farohan menegaskan bahwa keberhasilan perjuangan penolakan tambang hingga berbuah pencabutan ijin tambang emas Silo, tidak lain karena upaya semua kalangan secara simultan. "Kita tidak mungkin bisa berjuang sendirian. Ada Ibu Bupati, ada Bapak Wakil Bupati dan semua lapisan masyarakat Jember, bahu membahu berjuang untuk pemcabutan ijin tambang Silo. Dan semua ini atas seizin Allah, sehingga pada hari ini kita kembali bersyukur atas rahmat Allah ini," ungkapnya.

Upaya ini lanjutnya semata-mata untuk menyelamatkan lingkungan sekaligus masa depan anak cucu. "Sekali lagi, kami sangat bersyukur, karena dengan persatuan dan kebulatan tekad, tujuan baik bisa terwujud dengan baik," tambahnya.

Sementara Wabup Muqit dihadapan masyarakat yang hadir menjelaskan bahwa perjuangan penolakan tambah ditempuh dengan penuh tantangan. Ia menceritakan bahwa ijin tambang ini diajukan oleh Pemerintah Propinsi Jatim 12 hari setelah dirinya bersama Bupati Faida dilantik.

"Jadi kami waktu itu sama sekali tidak tahu dan tidak diajak berkoordinasi saat ijin tambang Silo diajukan ke Kementerian ESDM. Kami baru mengerti proses itu pada saat sidang non litigasi yang kami ajukan sebagai salah satu upaya kami memperjuangkan pencabutan ijin tambang Silo," ujarnya.

Karena sesuai aturan seharusnya pengajuan perijinan tambang harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, akhirnya perjinan dicabut karena cacat persyaratan formal. "Jadi waktu itu dari pemerintah propinsi memang mengaku tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga cacat formal dan harus dicabut. Alhamdulillah. Ini perjuangan semua pihak," tambahnya.

Di sisi lain, Wabup Muqit berharap agar nantinya masyarakat Pace dan Silo tetap menjaga kerukunan, persatuan dan tidak mudah dipecah belah oleh isu- isu dan informasi yang merugikan.(min).

Hujan Deras Langsung Reda, Saat Rakyat Pace Gelar Pengajian

JEMBER, Share Indonesia.id - Keterwakilan perempuan di lembaga legislatif diharapkan akan mampu mewakili dan memprirotaskan perempuan dalam program pembangunan.

Tak terkecuali, keterwakilan 20% perempuan dalam pencalegan, adalah untuk memenuhi tujuan tersebut. Secara otomatis pula, setiap caleg perempuan wajib nemiliki visi bahkan kerja nyata untuk pemberdayaan perempuan.

Seperti halbya yang dilakukan Suciati (58), warga Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang maju sebagai salah satu Calon Legislatif (Caleg) di wilayah Dapil 2. Perempuan yang aktif mengajar dan penguji pendidikan non formal yakni pelatihan keterampilan tata busana, bordir, penuntasan buta aksara dan sulam - menyulam, bertekad mensejahterakan masyarakat jika terpilih sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember periode 2019 - 2024.

"Keinginan besar untuk memajukan pola pikir dan menambah wawasan kaum perempuan memotivasi saya untuk terjun di dunia politik. Melalui pengalaman  yang saya miliki, saya ingin kedepan kalangan perempuan bisa memperbaiki perekonomian keluarga," ungkap Suciati SE SPd.

Melalui partainya, ia optimis di wilayahnya bisa meraih suara sebanyak - banyaknya. "Mengingat partai kami sangat perduli terhadap masyarakat melalui program - programnya, seperti pemberian rombong untuk pelaku UMKM, dispenser untuk warung kecil dan kegiatan fogging," tegasnya.

Ia juga berharal, nantinya masyarakat lebih selektif untuk memilih caleg yang ada. Terlebih, saat informasi sangat mudah didapat dari media massa ataupun media sosial.(min).
Caleg Perempuan Wajib Prioritaskan Pemberdayaan Perempuan

JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Faida kembali mengingatkan agar pelaku usaha di Jember mampu mengapresiasi produk lokal. Bahkan, dalam waktu dekat, Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR juga bakal menerbitkan Peraturan Bupati atau Perbup soal pemanfaatan produk lokal bagi setiap pelaku usaha.

Penegasan ini disampaikan Bupati Faida dalam penyerahan sertifikat perizinan kepada pelaku usaha Jember sebanyak 406 perijinan di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (5/3/2019) pagi.

"Jangan sampai ada perhotelan, rumah makan atau bisnis lainnya yang tidak menggunakan produk lokal, entah itu berasnya, kopinya atau produk yang lain, karena kita hidup dan bermanfaat prioritasnya ada di wilayah lokal," ujarnya.

Dari data yang ada, penyerahan sertifikat perizinan ini diberikan kepada sejumlah pengajuan ijin usaha baru berupa klinik, perhotelan, IMB dan sebagian besar lainnya  adalah perpanjangan ijin reklame tetap.

Bahkan, dalam waktu dekat Perbup ini akan memberi ketegasan sekaligus perlindungan terhadap produk lokal.

"Mudah-mudahan dengan penyerahan sertifikat perizinan ini bisa memberikan manfaat yang besar, karena diawali tanpa pungli dan Insyaallah nanti hasilnya akan baik," pungkasnya. (Min).

Bupati Faida Tegaskan Lagi Soal Apresiasi Produk Lokal

JEMBER, Share Indonesia.id - Musim hujan yang terus menerjang wilayah Jember dan sekitarnya dalam beberapa bulan terakhir, tidak hanya membuat beberapa ruas jalan rusak, tapi juga beberapa bantaran sungai mengalami longsor dan mengancam warga yang tinggal di sekitarnya.

Seperti yang terjadi di bantaran sungai Kalikerang di Perumahan Griya Mangli Jember, dimana sungai yang ada di sisi barat perumahan tersebut longsor sepanjang 50 meter, dan hanya tinggal beberapa meter saja sudah menerjang rumah warga.

“Hari ini saya mendapatkan informasi kalau ada 2 lokasi tanah di bantaran sungai yang longsor, yaitu di Sempusari dan di Griya Mangli Kaliwates, dan besok akan kami turunkan tim untuk segera menanganinya, ini emergency dan darurat, kalau sampai hujan deras lagi, bisa-bisa rumah warga ikut tergerus longsor,” ujar Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR saat di wawancara usai melakukan sidak yang berada di RT 4 RW 2, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Senin,(04/03/2019)sore.

Bupati mengatakan, bahwa sungai tersebut sebenarnya masuk wilayah balai besar Propinsi, dan menjadi tanggung jawab Propinsi, sehingga tidak masuk dalam APBD Pemkab Jember, “Ini sungai besar  yang kewenangannya ada di propinsi, namun karena darurat dan emergency, harus segera ditangani, dan sudah kami perintahkan Dinas PU Cipta Karya dan Dinas PU Bina Marga untuk segera mengatasinya,” tambah Bupati.

Sementara Agus Ketua RT setempat, kepada wartawan mengatakan, bahwa longsor yang terjadi di wilayahnya sudah lama, dimulai pada awal 2018 lalu, namun saat itu tidak begitu besar, namun hujan yang terus mengguyur pada akhir tahun lalu, membuat longsoran semakin besar.
“Longsor ini pertama kali terjadi awal tahun 2018, namun saat itu baru longsor kecil, dan pada Desember lalu longsor lagi lebih besar, karena beberapa hari ini hujan terus, kami khawatir akan ada longsor lagi yang lebih besar, apalagi jarak dengan rumah warga sudah tinggal beberapa meter saja, maka kami melaporkan ini ke Pemkab Jember,” ujar Agus.

Dari pantauan media ini, untuk mengantisipasi longsor susulan, warga menyiasatinya dengan menutup bagian longsor menggunakan terpal, sehingga saat hujan turun, tidak terkena gerusan air, “Sejak hujan deras beberapa minggu yang lalu, kami bersama warga menutupinya menggunakan terpal, sebab kalau tidak ditutup, bisa jadi longsor tambah besar, tapi kami beruntung hari ini Bupati melihat langsung dan besok akan ada petugas yang menanganinya,” pungkas Agus. (Min).

Bupati Jember Tinjau Dua Lokasi Bantaran Sungai Yang Longsor

JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, Senin (4/3/2019) pagi, menyerahkan 70 SK Pensiun kepada ASN yang sudah memasuk masa purna tugas di Pendopo Wahya Wibawa Graha Pemkab Jember. Bupati juga menggelar dialog dengan seluruh ASN yang hadir.

Ada yang menarik dari sambutan Bupati yang sekali-kali diselingi dialog, dimana tidak semua ASN yang hari ini menerima SK pensiun pernah masuk ke Pendopo Pemkab Jember, “Apa ada yang pernah masuk ke ruangan ini, atau mungkin ke ruang pendopo yang lain,” tanya Bupati kepada ASN.

Ternyata Jawabannya sungguh mencengangkan, hampir 80 persen ASN yang hadir menjawab belum pernah ke Pendopo. "Belum pernah bu, dan ini baru pertama kalinya bisa masuk ke Pendopo,” ujar beberapa ASN yang hadir.

Mendapat jawaban tersebut, Bupati menyayangkan jika ada ASN Pemkab Jember yang sudah bekerja puluhan tahun bahkan sampai pensiun belum pernah menginjakkan kakinya ke Pendopo. “Aneh ya, kalau ada pensiunan ASN yang belum pernah ke Pendopo, jangan-jangan justru anak dan cucunya yang sudah lebih dulu masuk ke Pendopo,” ujar Bupati dengan keheranan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menyerahkan SK Pensiun kepada ASN yang memasuki purna tugas, selain ingin melakukan Anev (Analisa dan Evaluasi), juga sebagai bentuk penghargaan kepada ASN yang pensiun secara Khusnul Khotimah.
“Penyerahan SK pensiun diberikan secara langsung, karena saya ingin melakukan Anev, ternyata banyak dari mereka yang memasuki masa purna tugas, mengurus SK pensiunnya sampai berbulan-bulan bahkan sampai lebih dari satu tahun, ini berarti ada gaji yang terputus selama mereka menunggu SK Pensiun, bayangkan kalau mereka janda, tentu ini akan menjadi persoalan tersendiri,” tambah Bupati.

Bupati tidak memungkiri, jika persoalan mengurus SK pensiun di Pemkab Jember sampai saat ini masih banyak kendala, terlebih di sektor pendidikan, mengingat ASN paling banyak ada di sektor ini. “Persoalan ini akan menjadi catatan kami, dan akan terus dilakukan perbaikan,” pungkas Bupati. (Min).
Bupati Faida Berjanji Bakal Terus Perbaiki Pelayanan Pengurusan Pensiun PNS

JEMBER, Share Indonesia.id - Jamur kabut, demikian istilah yang digadang- gadang bakal menjadi salah satu produk unggulan Jember yang baru. Berbahan dasar jamur tiram, produk ini sebenarnya telah dipasarkan sejak beberapa waktu lalu, dan serapan utama justeru ada di pasar online.Digagas pertama kali oleh Asri Eka Vinanti, salah satu pengusaha Jember yang telah bertahun- tahun menggeluti produk jamur ini.

"Awalnya saya bertani jamur dan menjualnya secara konvensional. Pagi dan sore saya antar sendiri ke pasar. Tapi lama kelamaan kok ya capek dan hasilnya kurang maksimal," ungkapnya mengawali obrolan.

Berbekal pengalaman soal jamur, Vinanti panggilan akrabnya, terinspirasi untuk mengembangkan produknya menjadi bahan olahan yang siap saji dan memiliki nilai tambah atau value added. "Saya terinspirasi bakso kabut Jember yang terkenal dan enak, kemudian saya olah jamur ini menjadi siomay, dan saya beri nama jamur kabut. Rasanya seperti kabut dan yang penting ini khas Jember, karena bahan dan pengolahannya semuanya dari Jember," tambahnya.

Dengan ketelatenan dan keuletannya, ia mengaku cukup kewalahan menangani orderan. Dalam 1 hari, setidaknya dibutuhkan bahan baku 5 hingga 10 kg jamur tiram yang ia kembangkan di Kecamatan Silo dengan menggandeng beberapa petani jamur. "Saya pernah coba membuka outlet di Jember kota, tapi apresiasinya tidak terlalu bagus, masih kalah sama online. Makanya saya sekarang buka di rumah sendiri saja," ungkapnya.

Saat ini, produksi sekaligus outletnya ada di Omah Jamur yang terletak di halaman depan Stasiun Kalisat. " Biar merata, biar Kalisat juga dikenal orang, dan jamur produk lokal bisa dinikmati di Kalisat," tambahnya.

Saat ini, produk Omah Jamur sudah bisa didapatkan dalam berbagai olahan, seperti siomay atau jamur kabut, steik jamur dan beberapa makanan beku yang bisa dikonsumsi untuk olahan masakan berat dan camilan.(min).
Jember Bakal Miliki Produk Unggulan Baru
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER