• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
JAKARTA, Share Indonesia.id - Puteri Otonomi Daerah merupakan rangkaian acara yang dihelat dalam Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Centre, 3 - 5 Juli 2019.

Adapun ajang ini diikuti oleh 42 kabupaten/kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Selain pameran produk unggulan, Pemerintah Kabupaten Jember juga ikut serta dalam ajang pemilihan Puteri Otonomi Daerah.

Dimana untuk kontestasi ini, Pemkab Jember memercayakan kepada Ning Mira Wardina Ghassani sebagai Puteri Otonomi Daerah asal Jember.

Dalam kesempatan itu, Ning Mira menyampaikan bahwa menjadi Puteri Otonomi Daerah harus memahami apa saja potensi di kabupaten masing-masing yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

"Selain menambah teman, juga berbagi cara mempromosikan potensi kabupaten masing-masing," ujarnya.

Selain itu, Ning Mira Menjelaskan bahwa ini merupakan Salah satu kegiatan pemilihan Puteri Otonomi Daerah yakni menampilkan baju adat dari masing-masing daerah serta menjelaskan filosofinya.

"Kebetulan saya membawakan baju kebesaran dari Ning Jember. Mayoritas baju dari daerah Jember itu identik dengan daun tembakau", Jelasnya.

Kabupaten Jember merupakan identik dengan tembakau karena komoditas unggulan dari Kabupaten Jember yang berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat dan berkontribusi pada pendapatan asli daerah.

Oleh karenanya, Ning Mira berharap keikutsertaan dalam ajang pemilihan Puteri Otonomi ini membuat eksistensi Kabupaten Jember tetap dikenal di Indonesia.

"Ia mengaku senang mengikuti puteri otonomi ini dan Ini sudah tahun ketiga Jember mengirim perwakilan, dari tahun 2017 hingga 2019 ini," pungkasnya. (Ren).

Pemkab Jember Ikut Serta Pemilihan Puteri Otonomi Daerah di Expo 2019
JEMBER, Share Indonesia.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan melakukan wawancara ulang kepada mahasiswa penerima beasiswa.

Ditemui di Pendapa Wahyawibawagraha pada, kamis (04/07/2019) pagi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si,
 ini mengatakan bahwa, ada 1.190 mahasiswa yang menjalani wawancara ulang ini.

"Tahap wawancara klarifikasi ulang ini untuk kelengkapan bukti-bukti pendukung administrasi," kata.

Mereka terdiri dari kelompok anak wiraswasta dan pedagang kecil, anak karyawan  perusahaan, anak PNS, POLRI, BUMN, BUMD, maupun kelompok anak pensiunan PNS, POLRI, BUMN, BUMD. Dan kelompok mahasiswa yang IPK-nya di bawah 2,5.

Dari total 3.064 mahasiswa calon penerima beasiswa gelombang kelima, sebanyak 1.190 menjalani wawancara klarifikasi dan sebanyak 1.773 saat ini persiapan untuk uji publik.

Ditambah 101 mahasiswa S2/S3 yang telah mengikuti wawancara dan siap uji publik.
Untuk beasiswa gelombang kelima ini,  setelah tahap uji publik, jika lolos menunggu tahap selanjutnya proses pencairan.

Untuk gelombang satu hingga empat, masih kata Edi, sebanyak 6.989 mahasiswa saat ini sudah mendapatkan bantuan biaya hidup.

Sedangkan untuk pencairan Uang Kuliah Tunggal (UKT) masih menunggu hasil klarifikasi dari masing-masing perguruan tinggi asal mahasiswa tersebut.

Dari 114 perguruan tinggi negeri dan swasta yang mahasiswanya mengajukan beasiswa, masih 40  yang mengklarifikasi data.

Sehingga, mahasiswa dari 40 pergurun tinggi itu yang diproses untuk pencairan UKT-nya.
Wawancara ulang penerima beasiswa mahasiswa berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha mulai tanggal 02 - 05 Juli 2019. (Ren).

Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Dari Pemkab Jember, Jalani Wawancara
JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR mengukuhkan dan melepas atlet Jember yang akan bertanding di ajang Porprov Jatim VI 2019.

Pengukuhan dan pelepasan 150 atlet dan 75 official tersebut berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis, (04/07/2019).

Dalam acara pelepasan ini, bupati Faida MMR menyampaikan bahwa dirinya berharap para atlet tersebut bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

"Mudah-mudahan bisa meraih prestasi yang gemilang," kata bupati kepada wartawan.

Lebih jauh Bupati Faida MMR menuturkan bahwa, Para atlet dan official tersebut mendapat fasilitas akomodasi dari pemerintah. Selain itu, bagi atlet yang berhasil membawa mendali akan mendapatkan bonus.

"kita siapkan beasiswa untuk seluruh siswa atlet yang berprestasi hingga mereka ke perguruan tinggi dan Bonus ini sebagai stimulus bagi atlet agar lebih semangat." Tuturnya.

Sementara Ketua KONI Jember Alvin mengungkapkan target yang akan diraih oleh para atlet Jember dalam ajang Porprov 2019 ini.

"Setelah berlatih dan berlatih, target kami adalah satu digit, katanya. Porprov sebelumnya, Jember  berada di peringkat 15. Kali ini Jember mengikutkan 12 cabang olahraga dalam laga Porprov," ungkapnya.

Selain itu, Alvin mengatakan, jika saingan terberat adalah Kediri, Malang, dan Surabaya. Atlet Jember sendiri sejak awal telah terus berlatih melalui training centre.

"Sudah matang, sangat matang dan Porprov VI tahun 2019 ini akan berlasung selama 8 hari mulai 6 hingga 13 Juli 2019." Pungkasnya. (Ren).

Bupati Jember Lepas Para Atlet Jember Yang Akan Berlaga di Porprov VI 2019
JATENG, Share Indonesia.id - Persaingan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), diera milenial seperti saat ini menjadi tantangan pengelola sebuah Lembaga Kursus untuk bisa tetap survive (bertahan), tidak dapat dipungkiri, bahwa Lembaga Kursus dan Pelatihan, selain sebagai lembaga sosial juga sebagai lembaga profit.

Namun untuk membangun lembaga kursus yang kuat dan berdaya saing, lembaga Kursus harus memiliki karakteristik yang sama dengan membangun bisnis.

“Saat ini kondisi lembaga kursus mengalami degradasi atau penurunan minat, banyak LKP yang akhirnya berkutat pada digital marketing saja, padahal, masih banyak komponen lain yang bisa meningkatkan kualitas LKP itu sendiri,” ujar Ketua Umum Gradasi Indonesia Bang Oni SH.

Menurut Bang Oni, komponen lain yang dibutuhkan dalam membangun bisnis LKP adalah harus kokoh, integral dan saling berkaitan satu sama lain dengan LKP lainnya, mulai dari pengelolaan siswa, pendidik, tenaga kependidikan, keuangan, pemasaran maupun sarana prasarana.

 “Kurikulum dalam LKP, haruslah terintegrasi dengan LKP lain dalam satu sistem, dan ini sudah menjadi keharusan, sehingga semuanya memiliki daya dukung bagi pencapaian standar akreditasi,” tambah Bang Oni

Oleh karenanya, Bang Oni menilai, perlu adanya Training of Trainer (ToT) bagi pengelola LKP untuk menguasai sistem managemen kursus. “Kami membuka diri kepada pengelola LKP untuk mencapai kejayaan dan membangun bisnis yang kuat  serta memiliki daya saing, sudah saatnya untuk membuka mindset untuk selalu berbenah,” bebernya.

Sementara itu Wakil Ketua DPP Gradasi Indonesia Putra Daerah Jember Yuli Indahwati, S.H., M.Kn menyampaikan, Melalui Gebyar Gradasi 2019, mengajak pengelola LKP untuk mengikuti Seminar dan TOT Sistem Managemen Kursus (SIMAK), dimana dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan materi mulai dari Launching Simak, sistem e-managemen kursus, Sosialisasi LSK Teknisel Indonesia, TOT, dan juga Outbond yang akan diikuti oleh seluruh peserta se-Indonesia.

“Kegiatan ini nanti akan dipusatkan di Bukit Sakipan Tawangmangu Jawa Tengah serta mendapat dukungan penuh dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan dari Kemendikbud RI, dan untuk peserta yang berminat bisa menghubungi nomor whatsapp pendaftaran Memet 0818-251-403 dan Sari : 0821-8330-0904,” pungkas Yuli. (Ren)

LKP Harus Terintegrasi serta Miliki Karakteristis di Era Milineal
JEMBER, Share Indonesia.id - Pemerintah Kabupaten Jember memamerkan 4 C dalam APKASI Expo 2019 yang berlangsung di Hall B Jakarta Convention Center Balai Sidang Senayan, 3 - 5 Juli 2019.

"Kita mempromosikan produk Jember dengan branding 4C," kata Slamet Sugianto saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Rabu, (03/07/2019).

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Jember ini menerangkan, keunggulan 4C Jember yang dipamerkan yaitu Coffe, Chocolate, Cigar, dan Culture.

Untuk Culture, Pemkab Jember menampilkan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang telah menjadi salah satu fesyen kelas dunia.

Produk-produk Jember dalam pameran ini menarik perhatian pengunjung. Bahkan tampak beberapa kepala daerah berkunjung dan menikmati sajian yang disediakan di stand Pemkab Jember.

"Produk-produk dari UMKM kita sangat diminati pengunjung pameran, seperti coffe dan edamame," terang pria yang akrab disapa Slamet ini.

Berdirinya stand pameran Pemkab Jember berkat sinergi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

APKASI Expo 2019 diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia untuk mempromosikan potensi dan investasi di masing-masing kabupaten/kota.

"Secara maksimal kita coba memanfaatkan pameran ini untuk membranding Pemkab Jember dengan produk 4C-nya," tuturnya.

Slamet mengatakan, semua pihak berharap upaya ini dapat mengenalkan potensi yang dimiliki Jember untuk bisa dikenal masyarakat luas.

"Dengan ini, kita berharap dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Jember di masa mendatang," katanya. (*).

Ikut Semarakkan Apkasi Expo 2019, Pemkab Jember Pamerkan 4c Nya


JEMBER, Share Indonesia.id - Wakil Bupati Jember Drs. KH A Muqit Arief berharap komunikasi Pemerintah Kabupaten Jember dengan para pensiunannya terus terjaga dengan baik.

"Karena kami sangat menyadari, para senior pasti memiliki pengalaman yang sangat berharga, dan harus ditularkan kepada penerus untuk kepentingan Jember," kata wabup.

Wabup berhalal bihalal dengan para pensiunan pejabat dan pegawai Pemerintah Kabupaten Jember di Balai Diklat BKPSDM, Rabu 03 Juli 2019.

Bersama mantan pejabat membuat wabup mendapatkan banyak cerita tentang pengalaman kepemimpinan masa lalu. Seperti soal disiplin waktu maupun penggunaan anggaran yang terbatas yang dimanfaatkan untuk sesuatu yang betul-betul produktif.

Dalam kesempatan itu, Kiai Muqit sangat mengharapkan saran dan doa dari para pensiunan untuk kepemimpinan saat ini.
Soerjadi Setyawan, Bupati Jember periode 1984-1989, mengungkapkan rasa sykurnya bisa berkumpul dalam acara halal bihalal.

"Semoga semua sehat walafiat hingga terus bisa bertemu, berkumpul, dan saling memaafkan," kata pria yang menjadi Pelindung Paguyuban Tombo Ati Kangen Kabupaten Jember ini.

Sementara itu, ketua panitia halal bihalal Fadallah mengatakan, peran para pensiunan yang saat ini berada di tengah-tengah masyarakat yakni menjadi penyambung informasi antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jember.

"Dan apa yang diketahui dapat dikomunikasikan. Menyarankan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dan juga menyalurkan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember," ujar Fadallah.

Ia berharap pertemuan dalam halal bihalal dapat menggugah kenangan lama yang indah. "Mudah-mudahan hubungan ini tetap terjalin, dan saling menjaga, juga saling tahu sesama pensiunan," pungkasnya. (Ren).
Wabup Muqit Hadiri Halal Bihalal Mantan Pejabat Pemkab Jember
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER