• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
Lombok, NTT. Share Indoensia.id - Pemerintah Kabupaten Jember meraih penghargaan stand terbaik dalam pameran berskala nasional di Parekraf Expo 2019 yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Penghargaan yang diraih dalam pameran pariwisata dan ekonomi kreatif ini merupakan kesekian kali dalam setiap pameran yang diikuti tim pameran Pemkab Jember.
Sejak pembukaan pameran pada 05 September lalu di Lombok Epicentrum Mall Mataram, stand Pemkab Jember langsung menjadi pusat perhatian pengunjung.
Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Jember, Slamet Sugianto, menyampaikan, sejak awal tanda-tanda kemenangan sudah tampak untuk Jember.
“Apalagi saat panitia naik panggung sudah mengenakan ublang Jember,” kata Slamet melalui telepon seluler pada hari Minggu, 08 September 2019.
Tidak hanya diumumkan menjadi juara terbaik, tetapi Jember juga mampu memikat hati tuan rumah.
Buktinya, Pemkab Jember mendapat undangan sebagai peserta kehormatan pada pagelaran Moto GP tahun 2021 di Mandalika Lombok, yang akan dihadiri 200 ribuan wisatawan
Penghargaan yang telah diraih serta undangan itu membuka kesempatan besar bagi pegiat UMKM di Jember untuk meraih pasar nasional.
Terlebih Pemkab Jember memberi perhatian konkrit dengan mengikutkan pegiat UMKM pada ajang pameran yang berhasil meraih sederet prestasi.
Bukan hanya prestasi. Dalam setiap pameran yang diikuti pun membuahkan hasil memuaskan dengan barang yang dipamerkan ludes terjual.
“Sebagian anggota pameran stand Jember, pegiat UMKM, kami gilir sesuai perintah Ibu Bupati,” terang Slamet.
Stand pemeran Pemkab Jember tidak hanya menarik bagi pengunjung. Stand Pemkab Jember juga menjadi tempat studi banding.
Salah satunya diakukan rombongan Bupati dan anggota DPRD Fakfak yang mampir dengan sekian pertanyaan kepada tim pameran Pemkab Jember.  Mereka pun memborong produk lokal Jembe(*).
Jember Raih Penghargaan Stand Terbaik Nasional di Lombok

MAKATI, Share Indonesia.id - Kembali membanggakan, Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah yang dipercaya untuk merumuskan penanggulangan dan pengurangan resiko bencana tingkat Asia Pasific. Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. bersama ratusan kepala daerah se-Asia Pasifik membahas masalah ini untuk masa resiko bencana  hingga tahun 2030.

Forum pembahasan itu berlangsung di Kota Makati Filipina, (Kamis, 05 September 2019). Kegiatan ini diselenggarakan oleh United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG Aspac).

“Tema sentralnya bagaimana menangani bencana di kota-kota se-Asia Pasifik yang tidak dilakukan sendirian,” jelas Bupati.

Pembahasan mulai dari persiapan saat sebelum terjadi bencana hingga pascabencana terjadi di kota-kota di Asia Pasifik.

Forum ini mencoba membahas upaya mengurangi jumlah korban bencana dan menyiapkan pembangunan pascabencana.

Pertemuan untuk membahas penanganan bencana ini dilakukan karena sepanjang tahun ini terjadi bencana di 25 persen anggota UCLG Aspac. Seperti banjir dan longsor di nepal serta gempa bumi dan tsunami di Palu Indonesia.

Melalui pertemuan ini diharapkan seluruh kabupaten dan kota di Asia Pasifik memiliki strategi dan mampu menjalankannya untuk menangani dan mengurangi risiko bencana secara bersama-sama.

Beberapa kepala daerah di Indonesia yang berada di daerah rawan bencana juga hadir. Mereka menceritakan pengalamannya masing-masing dalam menghadapi bencana dan saling belajar tentang strategi pengurangan risiko bencana di daerahnya.

Selain membahas penanganan bencana alam, pertemuan ini juga menentukan tuan rumah yang akan menjadi tempat pelaksanaan Kongres UCLG Aspac pada tahun 2020.

Kabupaten Jember masuk dalam salah satu kandidat tuan rumah perhelatan internasional tersebut. Kota lainnya yakni Zhenghou China. (Min).
Bertandang ke Filipina, Bupati Faida Bahas Penanggulangan dan Pengurangan Resiko Bencana

JEMBER, Share Indonesia.id - Jika tidak ada halangan dan hambatan sesuai rencana, Selama Bulan September 2019, Kabupaten Jember akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 161 dari 226 Desa di 28 Kecamatan dari 31 Kecamatan di Jember, artinya hampir 70 % desa di Jember akan menggelar pesta Demokrasi dibulan ini yang dibagi 4 tahap.

Pilkades untuk periode 2019-2025 kali ini akan melibatkan kurang lebih 1.117.694 pemilih, dimana tahap pertama pada tanggal 5 September 2019, untuk pelaksanaan pilkades di wilayah utara dan timur Jember meliputi 45 desa di 7 kecamatan terdiri dari 162 calon yang dengan 148 cakades laki-laki dan 14 cakades perempuan dengan jumlah DPT 221.784 pemilih.

Disusul tahap kedua pada tanggal 12 September, untuk wilayah selatan Jember 37 desa di 6 kecamatan terdiri dari 117 cakades dengan 103 cakades laki-laki dan 14 cakades perempuan dengan jumlah DPT 319.096 pemilih.

Selanjutnya tahap ketiga tanggal 19 September 2019 untuk wilayah barat Jember ada 40 desa di 7 kecamatan yang terdiri dari 114 cakades terdiri dari 102 cakades laki-laki dan 12 cakades perempuan dengan jumlah DPT 308.589 pemilih
Kemudian tahap keempar tanggal 26 September 2019 untuk wilayah Jember tengah Jember dengan 39 desa di 8 kecamatan terdiri dari 115 cakades laki-laki, 16 cakades perempuan dengan jumlah DPT 268.225 pemilih.

Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR Menyatakan, bahwa Total dari 161 desa di Jember yang menggelar Pilkades tahun ini terdiri dari 508 cakades, 56 diantaranya adalah calon perempuan, dan sisanya adalah calon kades laki-laki.

“Persiapan pelaksanaan dari seluruh unsur pendukung Pilkades serentak saat ini telah siap, khususnya untuk pelaksanaan pilkades tahap pertama, untuk tahapan kedua dan seterusnya, sudah 99 persen persiapannya, dan akan terus bersama-sama lakukan evaluasi untuk kami sempurnakan,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Oleh karena itu, Bupati Faida MMR berharap, pelaksanaan pilkades nantinya dapat berlangsung aman dan damai, dan momentum deklarasi yang digelar hari ini bukan sekedar seremonial belaka, tetapi juga untuk mempertegas sikap peserta pilkades untuk berkomitmen dan konsisten dalam menciptakan situasi yang kondusif baik sebelum dan sesudah pelaksanaan pilkades di daerahnya masing-masing.

“Perlu kedewasaan dalam berfikir dan berperilaku untuk calon yang berkompetisi, karena persatuan dan kesatuan jauh lebih penting dibanding kepentingan sekedar menang dan kalah. Dan yang lebih penting lagi semangat kebersamaan dan persaudaraan dapat terjalin untuk membangun desa menuju Kabupaten Jember yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Amin).
Sesuai Dengan Rencana, Bupati Faida : Persiapan Pelakasanaan Pilkades Serentak Sudah Siap

JEMBER, Share Indonesia.id - Pemilihan Kepala Desa di 161 Desa yang ada di Jember tinggal hitungan hari, dimana pada tahap pertama Pilkades yang digelar pada 5 September mendatang akan diikuti oleh 45 Desa di 7 Kecamatan wilayah Jember Timur dan Utara.

Sedangkan tahap kedua akan digelar pada 12 September dengan diikuti oleh 37 Desa dari 6 kecamatan, tanggal 19 September terdiri dari 40 desa dari 7 Kecamatan, selanjutnya tanggal 26 September akan diikuti oleh 39 desa dari 8 Kecamatan.

Untuk mensukseskan pilkades damai dan kondusif, Senin (2/9/2019) sedikitnya 508 calon kepala desa dari 161 desa yang ada di Jember menggelar Deklarasi Damai di Aula Pemkab Jember, dengan disaksikan oleh seluruh Badan Perwakilan Desa, Camat, Kapolsek, Danramil,serta Forpimda.

“Hari ini kita gelar deklarasi damai untuk seluruh calon kepala desa yang akan berkompetisi pada Pilkades serentak mendatang, deklarasi ini untuk mewujudkan semangat dari semua elemen masyarakat, sekaligus sebagai wadah silaturrahmi antar calon kepala desa,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR

Bupati berharap, dengan adanya deklarasi damai ini, tidak ada perpecahan dan menjaga persatuan antar pendukung. “Moment ini adalah moment yang bersejarah, karena semua pihak yang turut hadir dalam deklarasi ini adalah saksi untuk penegakan dan pembangunan demokrasi di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Sementara salah satu calon kepala desa (Cakades) Desa Tutul Kecamatan Balung, Juana, kepada media ini disela-sela deklarasi mengatakan, bahwa dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh calon bisa menerima apapun hasilnya.

“Deklarasi ini sangat bagus, dan kami berharap seluruh calon kepala desa yang akan bertarung merebut suara warganya bisa komitmen sesuai dengan deklarasi yang dibaca hari ini, dimana seluruh calon siap menjaga kondusifitas desanya masing-masing, dan siap kalah dan siap menang,” ujar Cakades yang juga Petahana di Desa Balung Tutul. (Amin).
Sukseskan Pilkades Serentak 2019, Pemkab Jember Deklarasi Damai
JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal datang lagi ke Jember guna kembali memberikan edukasi kepada masyarakat.
Rencana kedatangan itu disampaikan Bupati kepada sejumlah wartawan, Minggu, 1 September 2019, usai menerima tim KPK di Pendapa Wahyawibawagraha.
Kembalinya komisi antirasuah itu, menurut Bupati, karena antusiasme masyarakat yang tinggi. Masyarakat komplain karena tidak mendapat kesempatan belajar dalam forum KPK.
“Antusiasme masyarakat cukup baik, karena masyarakat masih komplain karena tidak kebagian forum, sedangkan mereka juga ingin tahu dan belajar,” ujar Bupati.
Rencana kedatangan itu juga untuk memberikan pemahaman tentang antikorupsi kepada 161 kepala desa terpilih sebelum mereka bertugas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa intervensi KPK untuk pemerintah daerah sangat mungkin bisa dilakukan.
Terlebih KPK telah memberikan contoh daerah lain yang telah melaksanakan intervensi tersebut. Karena itu, intervensi bisa dicocokkan dengan kondisi yang ada.
“Selama rencana aksi itu sesuai dengan kemampuan kita, maka enggak susah mengimplementasikan,” ungkap Bupati.
Bupati pun menyakini semua intervensi yang ditawarkan KPK bisa dilakukan di Kabupaten Jember. “Semua hanya perlu waktu dan effort khusus, karena perlu uji coba dan implementasi lebih serius lagi,” ujarnya.
Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Giri Suprapdiono menyampaikan, Jember adalah kota ke-19 yang dikunjungi KPK dengan antusias yang baik.
“Karena KPK hadir  dalam bentuk yang tidak menakutkan. Kami berharap antusiasme ini dapat berlangsung lama dan tidak berhenti disini,” ujarnya kepada sejumlah wartawan usai bertemu Bupati.
Giri menyatakan, pemberantasan korupsi itu ada tiga hal. Pertama penindakan, hal ini dibutuhkan dalam rangka membuat orang takut tidak melakukan korupsi.
Kedua, dari sisi pencegahan, membuat orang tidak bisa korupsi karena memiliki sistem yang bagus, seperti sistem keterbukaan dan sistem elektronik.
Terakhir dengan bus, dengan melakukan fungsi dari program pendidikan dalam rangka menumbuhkan nilai-nilai yang tujuan akhirnya masyarakat tidak ingin korupsi, karena mereka paham bukan takut.
“Pembekalan yang diberikan diantaranya berupa dongeng, musik bahkan film. Ini adalah suatu kampanye,” jelasnya.
Giri menyampaikan mendukung komitmen Bupati dalam membangun Jember menjadi lebih baik lagi dan tidak ada korupsi.
“Pendopo ini kan memang milik pemerintah dan ruang privasi Bupati, tapi beliau (Bupati), memberikan fasilitas ini untuk bisa digunakan dalam hal pemberantasan kosupsi, areanya strategis dan masyarakat mudah datang ke sini,” ujarnya. (*).
KPK Rencanakan Kembali Edukasi Masyarakat Jember
SURABAYA, Share Indonesia.id - Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief menyambut kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Jember di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu malam, 31 Agustus 2019.
Ada dua kloter yang tiba di Jember pada Minggu 1 September 2019, yakni kloter 44 dan 45. Jumlah jemaah kloter 44 adalah 443 dan kloter 45 sebanyak 445 jemaah.
Kloter 44 tiba di Asrama Haji Sukolilo pada Sabtu 31 Agustus 2019 pukul 23.25 WIB. Sementara Kloter 45 datang pada pukul 01.25 WIB, Minggu, 1 September 2019.
Lokasi kepulangann jamaah Kloter 45 yang berasal dari Kecamatan Kaliwates, Ajung, Sukorambi, dan Sumbersari berada di Masjid Cheng Hoo di Kelurahan Sempusari.
Sebelumnya, jamaah ini akan disambut di kantor Kecamatan Kaliwates. Perubahan dilakukan oleh panitia pemulangan karena kantor kecamatan sedang dalam renovasi.
Wabup Muqit menyampaikan rasa harunya karena jamaah pulang ke tanah air dalam kondisi sehat sehingga bisa berkumpul kembali bersama keluarga.
“Saya sangat mengharapkan semangat beribadah jamaah haji di Tanah Suci bisa dipertahankan dan ditularkan kepada sanak saudara,” ujar Bupati.
“Saya juga berharap jamaah haji memakmurkan masjid dan mushola terdekat,” ungkapnya.
Selain itu Wabup juga berharap para jamaah mau dan iklhas mendoakan sanak saudaranya tatkala disambut di rumahnya masing-masing.
“Saya menitipkan doa kepada jamaah agar mereka mendoakan Jember agar senantiasa selalu kondusif, penuh kerukunan dan kebersamaan dan usahanya diberkahi oleh Allah SWT,” pintanya.
Wabup juga mengapresiasi upaya panitia pemberangkatan dan pemulangan jamaah tahun ini yang dinilai lebih baik dari sebelumnya.
“Mudah-mudahan pelayanan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.(*).
Sambut Jamaah Haji, Wabup Berpesan untuk Makmurkan Masjid dan Mushollah
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER