• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
JEMBER, Share Indonesia.id - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI mendorong tata kelola keuangan desa tahun 2020 di Jember lebih baik, salah satunya melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), hal ini disampaikan Bupati Jember dr. Faida MMR saat membuka acara Workshop yang digelar pada Jumat (6/12/2019) di Aula Wahyawibawagraha.

“BPKP meminta kepada seluruh kepala desa untuk melakukan tata kelola keuangan lebih baik, dan saya sudah menyampaikan agar ada umpan balik dari BPKP, sejauh mana efektifnya, dan hasilnya nanti akan kami sampaikan ke seluruh kepala desa yang ada di Jember, mumpung ada 161 kepala desa yang baru,” ujar Bupati.

Bupati juga meminta, agar pemerintah desa harus sudah mulai menyiapkan operator di masing-masing desa, terlebih mulai tahun depan, monitoring keuangan desa dilakukan dengan sistem online.

“Tahun depan akan ada monitoring dengan sistem online, desa harus menyiapkan operatornya, terutama bagaimana membuat laporan keuangan di tiap desa, dan ini nanti akan ada evaluasi secara nasional dari pusat, dengan adanya sistem seperti ini, pengawasan terhadap keuangan desa akan semakin transparan,” beber Bupati.

Bupati berharap, dengan adanya workshop ini, akan mampu menciptakan proses penyajian laporan keuangan yang cepat, akurat, tepat serta dijamin kendalanya, workhsop ini sendiri bertujuan untuk peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan dan bermuara pada pelayanan publik yang lebih baik.

“Kalau bicara laporan keuangan, tentu yang dipikirkan adalah angka-angka, tapi kalau sudah terbiasa dan dilakukan berdasarkan undang-undang yang berlaku, pasti akan lebih mudah, prinsipnya pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” pungkas Bupati. (Amin).
Bupati Jember Gelar Workshop Siskeudes
JEMBER, Share Indonesia.id - Program revitalisasi pasar tradisional ala moderen yang dilakukan oleh Pemkab Jember, mendapat respon positif dari pedagang pasar, terlebih dalam konsep desain pasar, Pemkab bersama dengan konsultan melibatkan pedagang sebelum melakukan revitalisasi.

Hal ini disampaikan oleh Zainul Latif kepala Pasar Balung Jember saat bertemu dengan media ini, menurut Zaenul, sebelum dilakukan pembangunan, pihak Pemkab terlebih dahulu mengumpulkan pedagang untuk membahas konsep pasar yang selama ini menjadi tempat perekonomian mereka, bagi Zaenul, upaya ini sebagai wujud memenuhi keinginan pedagang, untuk menghindari hal-hal yang timbul di kemudian hari.

“Untuk pasar Balung ini, Insya Alloh pembangunannya akan selesai akhir Desember nanti, dan yang lebih menggembirakan adalah, dilibatkannya pedagang dalam menentukan konsep, sehingga pembangunannya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pedagang,” ujar Zaenul ke awak media pada, Kamis (05/12/2019).

Untuk Pasar Tradisional Balung sendiri memiliki 569 Kios, namun untuk tahun 2019 ini, baru 92 kios yang akan direvitalisasi, namun secara bertahap, secara keseluruhan akan dilakukan revitalisasi pada tahun 2020 nanti.

“Ini kan pembangunannya dilakukan bertahap, agar denyut nadi pasar tetap jalan, selain itu, untuk merelokasi pedagang yang mendapat giliran kiosnya dibangun, juga tidak terlalu sulit, sebab pedagang masih bisa menempati sebagian kios yang ada di dalam pasar,” ujar Zaenul.

Program Revitalisasi pasar ini sendiri dilakukan, agar keberadaan pasar tradisional sesuai dengan standar pasar di Indonesia, hal ini pernah disampaikan oleh Bupati Jember saat bertemu dengan beberapa pedagang pasar beberapa waktu lalu ketika melakukan sosialisasi terkait revitalisasi pasar tradisional.

"Jadi meskipun pasarnya adalah pasar tradisional, namun harus sehat, bersih, dan memiliki standar SNI. Masak orang jualan sate mau berdekatan sama orang jual baju. Nanti judulnya jadi jual baju sangit," kata Faida.

Dia menjanjikan nantinya pasar yang direnovasi akan lebih bagus. Tidak hanya perbaikan bangunan, namun juga ada penataan pedagang berdasarkan jenis dagangan.

Selain itu, pasar tradisional yang sudah direvitalisasi juga harus bisa diakses oleh kalangan difabel, dilengkapi ruang menyusui, juga ruang terbuka hijau, selain fasilitas kamar mandi. "Jadi akan lebih rapi. Saya berharap bapak dan ibu mau ditata," pungkas Bupati. (Amin).
Revitalisasi Pasar Di Balung, Dapatkan Respon Positif Dari Pedagang Pasar
JEMBER, Share Indonesia.id - Terobosan dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Isnaini Dwi Susanti, SH. Kadispendukcapil Jember mengatakan, bahwa sosialisasi Akselerasi Akta Lahir dan Kartu Identitas Anak (KIA) ini dilaksanakan menyeluruh di beberapa sekolah yang ada di 31 kecamatan di Jember.

“Tentunya kami sangat senang bisa menyapa secara langsung para guru-guru ini, kami juga senang bisa mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan mereka mengenai Adminduk, terutama untuk anak-anak didiknya yang menjadi target utama kami dalam sosialisasi ini,” ujar Santi panggilan akrabnya. kamis (05/12/2019).

Santi berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, guru-guru di sekolah dasar yang ada di Jember bisa membantu untuk ikut menyukseskan program pemenuhan kepemilikan Akta Kelahiran dan KIA, selain itu, guru-guru dan kepala sekolah bisa menyampaikan persoalan-persoalan tentang Adminduk kepada Dispendukcapil.

“Selepas kegiatan sosialisasi ini, nantinya akan kita bentuk grup whatsapp untuk mengkoordinir pengurusan Akta Kelahiran dan KIA ini. Dan di grup ini juga, para guru maupun kepala sekolah bisa menyampaikan keluhan-keluhannya mengenai Adminduk yang lain juga,” paparnya.

Tidak terbatas sampai disitu saja, Santi juga berharap bisa terus menjalin komunikasi yang baik dengan para guru serta kepala sekolah yang menjadi tamu undangan ini serta pengurusan Akta Kelahiran dan KIA yang dilakukan secara kolektif di sekolahnya melalui kantor kecamatan setempat.

“Disamping itu, pengurusan Akta Kelahiran dan KIA ini nantinya akan dilakukan secara kolektif. Kita tidak menargetkan harus cepat selesai, tetapi biarkan berjalan terus seperti air mengalir yang terpenting tidak terputus ditengah jalan,” tutupnya. (Amin).
Dispenduk Capil Jember Berikan Terobosan Terbaru Dalam Pelayanan Ke masyarakat
JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Jember dr. Faida MMR Lantik 13 Kepala Desa Terpilih di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (5/12/2019) sore.  Pelantikan ini melengkapi 148 kades yang lebih dulu di lantik sebelumnya, sehingga saat ini total 161 kepala desa sudah dilantik semuanya.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati mengingatkan agar istri atau suami dan keluarga dari kepala desa yang telah dilantik, untuk mengikhlaskan anggota keluarganya yang menjadi kades, mengabdikan sepenuh waktunya  untuk melayani masyarakat dengan tidak membebani tugas-tugas lain.

“Pelantikan sore ini melengkapi kades terpilih sebelumnya, sehingga hari ini semua kades terlah dilantik semua, dan segera bekerja untuk melayani masyarakatnya, dan saya mengingatkan istri atau suami dan juga keluarga kades terpilih, agar menjaga kades dan berbuat adil dengan tidak membebani tugas-tugas tambahan,” jar Bupati.

Keluarga kades terpilih, menurut Bupati merupakan benteng pertama yang menjaga kepala desa dari gangguan dan godaan untuk melakukan penyimpangan, keluarga, khususnya pendamping kepala desa baik itu istri maupun suami untuk selalu mengingatkannya.

“Jabatan kepala desa itu 6 tahun, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan melayani masyarakat, jangan sampai masa jabatannya 6 tahun ini, justru nanti akan menjadikannya berpisah dengan keluarga untuk waktu yang lebih lama, tugas istrilah untuk mengingatkan suaminya agar tidak berbuat korup,” beber Bupati.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan kepada kepala desa yang dilantik untuk selalu bersinergi dengan pemerintah daerah terutama dalam hal pembangunan. “Karena pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah desa harus sinergis dengan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, karena menggunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), yang bersumber dari pusat dan kabupaten,” pungkas Bupati. (Amin).
Bupati Jember Perintahkan Pemdes Sinergi Dengan Pemerintah Daerah
JEMBER, Share Indonesia.id - Bupati Jember dr. Faida MMR melantik pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dari 3 kecamatan yakni kecamatan pakusari dan Arjasa serta Jelbuk.

Pelantikkan yang Berlangsung di pondok pesantren An Nidhomiyah Dusun Lamparan kecamatan pakusari jember pada, Kamis (05/12/2019) pagi. Yang di hadiri oleh Dandim 0824 jember Letkol Inf Laode M Nurdin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan, bahwa pengurus Gapoktan dan HIPPA yang dilantik hari ini adalah hasil dari verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Jember.

“Mereka yang kita lantik hari ini resmi dengan SK dari Bupati, ada beberapa pengurus baru yang dilantik adalah hasil dari verifikasi yang dilakukan, karena ada beberapa diantara pengurus yang sudah tidak aktif, dan beberapa pengurus juga tidak memiliki lahan pertanian, tidak mungkin kalau bukan petani akan menjalankan organisasi petani dengan benar,” ujar Bupati Jember dr. Faida MMR.

Selain melantik pengurus Gapoktan dan HIPPA, dalam acara yang dikemas dengan Festival Tani ini, Bupati juga membagikan 44 ribu Kartu Tani, dimana fungsi dari kartu tani bisa digunakan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan pertanian.

“Kartu Tani ini adalah program pemerintah pusat, fungsinya untuk memenuhi segala kebutuhan dan keperluan petani, seperti pembelian pupuk, bibit maupun saat panen,” ujarnya.

Selain puluhan ribu Kartu Tani, beberapa kelompok tani juga mendapatkan bantuan Alsintan (alat mesin pertanian). “Alsintan ini dari APBD Pemkab Jember, untuk mendapatkan Alsintan, kelompok tani tidak perlu menggunakan pelicin alias uang sogok, kelompok tani tinggal mengajukan proposal bantuan yang dibutuhkan ke Pemkab, nanti dilakukan pendataan, karena pendataan yang baik bisa menjadi alat komunikasi antara Petani dengan Pemkab,” pungkas Bupati. (Amin).
Bupati Faida Lantik Pengurus Baru GAPOKTAN Dan HIPPA
JEMBER, Share Indonesia.id - Momentum Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019 di Jember, bakal digelar event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Braile untuk kelompok Tunanetra tingkat Jawa Timur, acara ini sendiri akan digelar selama 3  hari, yakni mulai 6-8 Desember 2019.

“Peserta MTQ Braile ini diperuntukan untuk penyandang disabilitas Tuna Netra se Jawa Timur, untuk segala usia, dengan total hadiah 48 juta, sampai saat ini pendaftaran masih dibuka di kantor bagian Bina Mental Pemkab Jember,” ujar Bambang Saputra Kepala Bagian Bina Mental Pemkab Jember. Rabu (04/12/2019).

Bambang menambahkan, pihaknya juga menyiapkan segala akomodasi bagi peserta dari luar Jember, yakni penginapan termasuk konsumsinya untuk 1 peserta dan 1 pendamping. “Kami berharap warga Jawa Timur yang ingin ikut musabaqoh ini bisa langsung mendaftar via online,” ujar Bambang.

Sementara Bupati Jember dr. Faida MMR mengatakan, bahwa peringatan HDI ke 4 di Jember, yang merupakan kegiatan tahunan, adalah panggung bagi penyandang disabilitas, selain menggelar MTQ untuk penyandang tuna netra, HDI juga sebagai wujud kepedulian Pemkab Jember terhadap penyandang Disabilitas.

“Kegiatan HDI adalah panggung bagi penyandang disabilitas, dan perhatian Pemkab ini sebagai penyemangat bagi mereka yang terlahir dengan kondisi fisik kurang sempurna, kalau mereka bersemangat, Allah pasti akan memberi jalan,” pungkas Bupati. (Amin).
Momen Peringatan HDI Di Jember, Pemkab Jember Bakal Digelar Event MTQ
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER