• HOME
  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • WISATA
  • SOSIAL

Welcome To Share Indonesia

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - PENYAMPAI ASPIRASI DAN MENGAWAL BIROKRASI
SHARE INDONESIA
JEMBER, Share Indonesia.id - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yakni dr. Faida MMR dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang jalur independen atau perseorangan, secara resmi menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati ke KPU jember.

Dimana sedikitnya 180.182 ribu berkas dukungan dari masyarakat dengan bukti fotocopy ktp serta surat pernyataan dukungan menggunakan truck box ke KPU jember jalan kalimantan sumbersari jember pada, minggu (23/2/2020} siang, yang diiringi dengan ratusan pendukung faida - vian.

Kepada wartawan, Bacabup dr. Faida MMR usai menyerahkan berkas menyampaikan, bahwa kedatangannya ke KPU jember ini, adalah untuk menyerahkan berkas dukungan yang sebagai persyaratan untuk jalur perseorangan dengan menggunakan truk box.

"hari ini kami menyerahkan persyaratan berkas calon perseorangan karena mengingat hari ini adalah hari terakhir, yang mana ada 180.182 ribu berkas dukungan yang kami bawa, dukungan ini tersebar dari 31 kecamatan dan 248 desa yang ada di jember." ujarnya.

Selain itu, dr. Faida MMR menjelaskan, bahwa hari ini merupakan hari terakhir penyerahan berkas, pihaknya masih mengakomodir dukungan yang terus berdatangan dari masyarakat, Meski demikian, sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan partai politik.

"karena sekarang merupakan hari terakhir penyerahan berkas calon perseorangan, dimana banyak masyarakat yang memberikan dukungan, tentu kami harus mengakomodir, sedangkan dengan partai politik, kami juga masih melakuan komunikasi, soal nanti mendapat rekom atau tidak, kita mengalir saja, yang penting kami sudah mengakomodir keinginan relawan dan masyarakat," jelasnya.

Ada 40 Bok yang diangkut menggunakan truk dibawa ke kantor KPU, untuk selanjutnya pihak KPU Jember akan melakukan pengecekan pemberkasan, sesuai syarat minimal mulai dari jumlah berkas dukungan dan penyebarannya, pengecekan berkas ini sendiri akan dilakukan KPU sampai pada tanggal 26 Februari.

Sementara itu, Gogot Cahyo Baskoro Komisioner KPU Jatim yang ikut menyaksikan dan datang langsung ke kantor KPU Jember untuk melihat proses pendaftaran melalui jalur Independen menyampaikan, bahwa syarat dalam bapaslon independen ini, berkas dukungan yang di input lalui silon serta hardcopy.

“Syarat minimal yang diajukan bagi bakal calon yan gmendaftar secara perseorangan atau independen adalah meliputi input data dukungan melalui Silon dan Hardcopy, semua harus tersebar di beberapa kecamatan, untuk selanjutnya kita lakukan verifikasi dan administrasi,” ujarnya.

Menurut Gogot, ada beberapa Kabupaten di Jawa Timur yang menerima pendaftaran calon Bupati melalui jalur Independen, diantaranya yang sudah menerima pendaftaran dan berkasnya diterima adalah Kabupaten Lamongan, Kota Blitar dan Kabupaten Malang.

“Untuk hari ini, informasi yang kami terima ada 4 kabupaten yang akan menerima pencaftaran bacabup lewat jalur Independen, salah satunya Jember, kemudian Banyuwangi, Sidoarjo dan Surabaya,” pungkas Gogot. (Amin).

Tarung Pilkada 2020, Faida - Vian lewat Jalur Independen
JEMBER, Share Indonesia.id - Meski sedang melakukan ibadah Umroh bersama keluarganya, H. Abdus Salam atau yang biasa disapa dengan Cak Salam, Jumat (21/2/2020) masih bisa mendaftar di Sekretariat penjaringan bersama yang dibuka oleh dua Partai di Jember yakni PAN dan Partai Demokrat, di Cafe Pojok Bangka yang ada di Jl. Jawa Sumbersari Jember.

Ada hal unik dalam pendaftaran Cak Salam ke lokasi Penjaringan, meski mengirim utusan, puluhan pendukung cak Salam kompak menggunakan topeng wajah Cak Salam ketika memasuki area penjaringan, sehingga sekilas ada puluhan ‘Cak Salam’ hadir di lokasi tersebut.

“Cak Salam saat ini sedang menjalankan ibadah umroh, oleh karenanya, kami diberi mandat dan kuasa oleh Cak Salam untuk mendaftar melalui Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat, awalnya ada ratusan relawan yang akan ikut ke sini (lokasi penjaringan, red), tapi karena hujan mereka saya suruh untuk berada di Posko, Alhamdulillah ada 50 lebih yang ikut dan nekat menerjang hujan,” ujar Khoironi yang mewakili Cak Salam.

Dalam pendaftaran tersebut, Roni (panggilan Khoironi) membacakan beberapa program cak Salam, ada 16 program yang dibacakan oleh Roni, diantaranya, jika dipercaya menjadi Bupati, Cak Salam akan Merancang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah dengan melibatkan peran serta masyarakat.

Selain itu, Cak Salam juga akan Memberikan kepastian dalam setiap pelayanan dan kebijakan dilaksanakan secara  cepat, transparan dan akuntabel dengan sistem pelayanan satu atap, Pemerataan pembangunan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan untuk menjamin pelaksanaan pendidikan maupun pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan Menjamin  seluruh masyarakat Jember  untuk mendapatkan akses pendidikan  dan kesehatan yang berkualitas.

Selanjutnya, program yang dibacakan di depan pengurus kedua partai dan jurnalis, program lain cak Salam adalah Melanjutkan dan meningkatkan jumlah alokasi  Beasiswa bagi siswa dan mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu, Meningkatkan kesejahteraan melalui pemberian insentif bagi guru ngaji dan sekaligus dukungan sarana dan prasarana kegiatan merekadan Memberi subsidi kesehatan bagi masyarakat miskin dan Peningkatan Jaminan Kebutuhan Hidup Layak bagi Kelompok Sosial Masyarakat Rentan.

Kedepan, Cak Salam juga akan Membentuk peraturan perundang-undangan dan regulasi untuk melindungi potensi sumberdaya ekonomi dan sekaligus memberi kepastian pada iklim investasi, Pembangunan sarana dan prasarana untuk peningkatan mobilitas ekonomi terutama bagi pengembangan ekonomi pertanian dan maritim, dan Perlindungan bagi petani tembakau.

Tidak hanya itu, Cak Salam juga Menjamin harga kebutuhan pokok tetap stabil, Membangun kerjasama dengan kelompok dunia usaha baik dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan investasi yang ditopang oleh sistim ekonomi yang kondusif dan sehat, Membangun dan mengelola potensi pariwisita dengan melibatkan pelaku seni budaya dan industri kreatif dan sekaligus memberikan jaminan kesehatan kepada mereka, Memberikan dukungan dana pembinaan dan pengembangan potensi seni dan budaya serta Memfasilitasi kelompok-kelompok seni melalui eksibisi dan festival untuk mengaktualisasikan potensi seni dan budaya Kabupaten Jember.

Sedangkan ketika disinggung soal bagaimana cak Salam akan meningkatkan Elektabilitas dan Popularitas, mengingat sampai saat ini dari hasil survey beberapa lembaga yang sudah dirilis posisi Cak Salam masih berada di tengah.

Roni mengatakan, bahwa itu sebuah kebanggaan dan menunjukkan jika keberadaan Cak Salam dalam ‘bertarung’ di Pilkada Jember 2020 menjadi perhitungan, dan dirinya bersama dengan tim dan relawan siap meningkatkan elektabilitas dan Popularitas cak Salam.
“Masih ada waktu 7 bulan lagi, dan dengan segenap kekompakan tim, saya yakin dalam dua bulan mendatang, Popularitas dan Elektabilitas Cak Salam semakin naik, jadi ini hasil survey bukan sebuah momok bagi kami, justru menjadi pelecut kami,” pungkas Roni. (Tim*).

Meski Umroh, Cak Salam Daftar Cabup Cawabup Melalui PAN - Demokrat
JEMBER, Share Indonesia.id - Terkait beredar adanya pemberitaan di media online tentang status mantan kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sri Wahyuniati masih sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Namun pemberitaan tersebut dibantah langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Gatot Triyono pada, Rabu (19/02/2020). dimana sebenarnya sudah berakhir pada akhir Mei 2019, seiring dengan turunnya putusan pengadilan.

Hal ini sesuai dengan surat keputusan Bupati Jember, dr. Faida, MMR., tentang pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai negeri sipil untuk mantan Kepala Dispendukcapil itu.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Gatot Triyono menjelaskan jika mantan kadipendukcapil jember sudah diberhentikan, sesuai dengan surat keputusan majelis hakim. “Surat itu tindak lanjut putusan majelis hakim tindak pidana korupsi yang memberikan vonis pada 24 Mei tahun 2019 lalu,” Jelasnya.

Meski begitu, surat keputusan tersebut harus diserahkan secara langsung kepada pihak yang bersangkutan setelah selesai menjalani hukuman.

Penyerahan seperti itu, lanjutnya, mempertimbangkan beberapa hal. Diantaranya karena adanya permintaan pihak keluarga yang bersangkutan. “Keluarga menghendaki agar SK diserahkan usai menjalani hukuman,” ujarnya.

Terkait dengan gaji yang diterima bersangkutan, Gatot menegaskan bukan menjadi masalah serius. Sebab, pemerintah mempunyai perhitungan sendiri.

“Diperhitungkan dalam tabungan hari tua yang dikelola PT Taspen. Maksudnya, tabungannya selama ini dikurangi dengan gaji yang sudah diterima,” terangnya.

Sebelumnya ramai diberitakan mantan Kepala Dispendukcapil itu masih menerima gaji meski sudah berstatus terpidana kasus pungutan liar pengurusan adminduk di Dispendukcapil.

Perempuan itu dipidana penjara selama 1 tahun dengan denda Rp. 50 juta subsider dua bulan kurungan setelah divonis Majelis Hakim Tipikor di Surabaya, Senin, 24 Mei 2019. (Tim*).

Mantan Kadispendukcapil Diberhentikan Sejak Keputusan PN
JEMBER, Share Indonesia.id - Terkait isu Penculikan yang menghebohkan warga di Jember, membuat pihak kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus tersebut.

Dimana isu tersebut menyebutkan, ada 3 siswi di SDN Jember Lor yang menjadi upaya korban penculikan yang terjadi kemarin, pada Selasa (18/2/2020) siang,  Namun isu tersebut adalah kesalah pahaman warga dalam menerima informasi yang beredar.

Melalui pers konfrence yang berlangsung di halaman Mapolres Jember pada, Rabu (19/02/2020) siang, Kapolres Jember AKBP. Aris Supriyono melalui Kasatreskrim AKP. Yadwavina Jombo Qontas menyampaikan behwa tersebarnya isu penculikan yang terjadi di SDN Jember lor 01 itu, tidak dibenarkan. Karena orang yang dikira penculik anak tersebut, tenyata merupakan salah satu wali murid disekolah tersebut, Justru masyarakat yang salah mendapatkan informasi.

“Saya tegaskan, bahwa isu penculikan adalah tidak benar, yang benar adalah kesalah pahaman warga dalam menerima informasi, orang yang dikira penculik, adalah wali murid yang akan menjemput cucunya di sekolah, jadi warga tidak perlu membesar-besarkan lagi soal isu penculikan,” ujarnya.

Kasatreskrim Jumbo menambahkan, dampak dari isu yang viral tersebut, sangat mempengaruhi anak-anak secara psikis anak-anak di sekolah tersebut, sehingga pihaknya menggandeng Pekerja Sosial dari Dinas Sosial untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak. “Efek dari isu yang viral, anak-anak menjadi cemas dan was-was, padahal semua itu hanya kesalah pahaman dan tidak ada upaya penculikan, sehingga kami akan memberikan trauma healing kepada anak-anak di SDN Jember Lor,” Imbuhnya.

Suharianto, wali murid yang sempat dirumorkan sebagai penculik, kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya saat itu berniat menjemput putrinya, ketika bertemu dengan tiga siswi, ia berniat mengajak tos (menyapa dengan tangan,red) setelah itu mengelus pundak salah satu siswi tersebut. “Saya itu senang gurau dengan anak-anak, ketika menunggu cucu saya pulang, saya melihat ada 3 anak-anak yang lewat, kemudian saya ajak tos, karena hal ini sudah biasa saya lakukan, dan juga dilihat banyak orang kok, saya gak tau kalau ternyata ada kejadian seperti ini,” ujar Harianto.

Sementara Hartatik, Kepala Sekolah SDN Jember Lor saat ikut mendampingi wali murid ke Mapolres Jember, kepada wartawan mengatakan, bahwa persoalan ini sebenarnya sudah selesai kemarin, dimana saat ada isu itu, pihaknya bersama dengan wali murid dan juga satpam memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang ada disekolah, dan dipastikan jika itu salah satu wali murid yang biasa menjemput cucunya. “Sebenarnya kemarin sudah clear, dan tidak terjadi apa-apa, namun ternyata sore hari isu penculikan semakin ramai, dan tadi pagi, kami semua mengumpulkan wali murid dan memberikan penjelasan dan duduk persoalan yang sebenarnya, saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak polisi yang sudah menyelesaikan kasus ini,” pungkasnya. (Amin).
Isu Penculikan Anak Di Jember, Ternyata Tidak Benar
JEMBER, Share Indonesia.id - Rumahnya terbuat dari Gedek (anyaman bambu), aktivitasnya keduanya sehari-hari hanya terbaring ditempat tidur yang dibuat dari semen, ia adalah Muhammad (30) dan Yani (25), dua bersaudara asal Dusun Krajan Desa Karang Paiton Ledokombo ini memang mengalami lumpuh dan buta sejak masih kecil.

Ia selama ini tinggal bersama Iya ibunya yang juga seorang janda setelah berpisah dari suaminya, kehidupannya yang selama ini bisa dikatakan kategori ekonomi kurang beruntung, namun, mulai saat ini, diharapkan ekonomi keduanya bisa berubah secara mandiri, hal ini tidak lepas dari kepedulian Bupati Jember dr. Faida MMR bersama dengan jajarannya dalam memberikan perhatian.

“Hari ini, kami melakukan pendampingan perekaman e KTP kepada bu Iya dan kedua anaknya yang mengalami disabilitas sejak kecil, petugas dari Dispendukcapil Kabupaten datang ke rumahnya atas perintah Bupati, dan besok kami bersama dengan jajaran Koramil dan Polsek, juga akan melakukan rehab rumah,” ujar camat Ledokombo H. Jono Wasinudin, S.Kep, M.Si Senin (10/2/2020).

Jono menambahkan, dengan adanya perekaman e KTP bagi keluarga bu Iya sebagai data kependudukan, kedepan keluarga bu Iya bisa mendapatkan bantuan melalui program Pemerintah, baik dari pemerintah kabupaten, propinsi maupun pusat. “Data kependudukan ini untuk digunakan mendapatkan bantuan melalui program pemerintah, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat,” terang Jono.

Jono menyatakan, dengan kondisi keluarga keduanya, diharapkan mendorong semua pihak untuk memberikan perhatian. Dengan mensinergikan tiga pilar bersama relawan untuk membentuk kepanitian dalam memberikan perhatian kepada keluarga tersebut. “Kami pun menyepakati kepala desa menjadi ketua panitia,” katanya.

Jono menjelaskan, panitia ini yang bertugas untuk melakukan rehab rumah Muhammad dan Yani. Panitia juga mengoordinasikan segala bantuan yang diberikan oleh masyarakat. “Menghindari bertumpuknya satu jenis bantuan, panitia harus mengatur bentuk bantuan yang diberikan masyarakat, harus disesuaikan kebutuhan,” terangnya.

Sementara selama rumah bu Iya dilakukan rehab, keluarga ini akan di rumah Siti Fadilah. Siti Fadilah yang juga anak dari bu Iya yang sudah menikah dan tidak jauh dari rumah yang akan direhab. “Saat ini, melalui Dinas Sosial, pemerintah memberikan bantuan berupa etalase berisi sembako. Ini bantuan untuk kemandirian ekonomi Bu Iya, untuk jualan,” terangnya.

Agar program kemandirian ekonomi itu berhasil, Jono menyatakan melaksanakan perintah Bupati Jember, dr. Faida, MMR. Yaitu mendekati masyarakat sekitar dan mengimbau agar membeli sembako ke Iya. “Kami berharap masyarakat sekitar membeli sembako ke Bu Iya,” tuturnya. (Amin)

Bupati Jember Peduli Terhadap 2 Saudara Penyandang Disabilitas Di Ledokombo
JEMBER, Share Indonesia.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember (Dispendukcapil) melakukan perekaman data kependudukan terhadap dua saudara yang mengalami disabilitas sejak kecil, Yakni Muhammad (30) dan Yani (25).

Dimana perekaman untuk pembuatan KTP tersebut, dilakukan oleh petugas Dispendukcapil berlangsung di rumah keduanya yaitu Dusun Krajan Desa Karang Paiton Kecamatan Ledokombo Jember pada, Senin, (10/02/2020)pagi.

Kepada wartawan, Camat Ledokombo, H. Jono Wasinudin,  S.Kep, M.Si., menyampaikan bahwa perekaman E-ktp ini, agar mudah dapatkan program bantuan dari pemerintah.

“Data kependudukan ini untuk digunakan mendapatkan bantuan melalui program pemerintah, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat,” ujarnya.

Selain itu, Camat Jono Menjelaskan, jika keduanya tersebut mengalami kebutaan serta lumpuh, dimana kondisi mereka sangat memperihatinkan, hanya tinggal dengan ibunya dengan kondisi rumah yang ditempati seperti ini.

"Muhammad dan Yani mengalami lumpuh, yang mana Keduanya juga mengalami kebutaan, dengan Kondisi itu terjadi sejak keduanya masih kecil. Karena itu, nyaris keduanya hanya berada di tempat tidur. Sementara ibunya, Iya, merupakan seorang janda. Iya telah puluhan tahun berpisah dengan suaminya," pungkasnya. (Amin).

2 Anak Lumpuh Dan Buta Dapatkan Pelayanan Perekaman E-ktp Dari Dispendukcapil Jember
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

WELCOME TO SHARE INDONESIA

SELAMAT DATANG DI SITUS REDAKSI SHARE INDONESIA - BERSAMA MENGAWAL BIROKRASI

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

BAKAL CALON BUPATI JEMBER

FANS PAGE FACEBOOK

Trending Post

Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung Penyebaran Virus Corona Patut Diapresiasi

JEMBER, Share Indonesia.id - Kebijakan pemerintah desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul Jember, dalam mengisolasi warganya yang mudik dari ...

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • PENGUMUMAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Recent Posts

Website Archive

  • ▼  2020 (28)
    • ▼  April (3)
      • Partisipasi Pemerintah Desa Tanggul Kulon Bendung ...
      • 2 Pemudik Zona Merah Masuk Isolasi JSG
      • DAMPAK CORONA: Ringankan Beban Sesama, Komunitas ...
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2019 (411)
    • ►  Desember (33)
    • ►  November (32)
    • ►  Oktober (32)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (33)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (32)
    • ►  Mei (35)
    • ►  April (39)
    • ►  Maret (42)
    • ►  Februari (30)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2018 (174)
    • ►  Desember (10)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (126)
    • ►  Februari (22)
  • ►  2017 (528)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (16)
    • ►  Agustus (66)
    • ►  Juli (64)
    • ►  Juni (64)
    • ►  Mei (73)
    • ►  April (53)
    • ►  Maret (72)
    • ►  Februari (64)
    • ►  Januari (55)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Maret (1)

VISITOR WEBSITE

Flag Counter

Halaman Website

  • HOME
  • MEDIA CYBER
  • PUBLIK SERVICE
Solidaritas Jember. Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • BUDAYA
  • KRIMINALITAS
  • Olahraga
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • SOSIAL
  • UMUM
  • WISATA

Popular Post

  • Ratusan GTT di Jember, Terima SP Serta THR Yang Serahkan langsung oleh Bupati Faida MMR
  • Bupati Faida, Targetkan 9.416 Adminduk "Rampung" Melalui Pendopo Express
  • Gus Firjaun Apresiasi Upaya Bupati Faida Soal Konsep Islam dan Pancasila KH. Ahmad Siddiq

SHARE INDONESIA MAP

VISITORS

Flag Counter

Copyright © 2019 SHARE INDONESIA. Creative By Troops Dhemits Jember TROOPS DHEMITS JEMBER